TLDR
Penemuan telur crocodyliform di Brasil memberikan wawasan baru tentang strategi reproduksi mereka. Kumpulan telur terbesar yang ditemukan menunjukkan adanya adaptasi terhadap lingkungan lembab. Penelitian lebih lanjut dapat mengungkap interaksi antara spesies yang berbeda di situs bersarang tersebut. Peneliti menemukan tiga klaster telur crocodyliform dengan total 83 telur di formasi Bauru Group, Brazil. Salah satu klaster berisi 47 telur, mencatat rekor baru untuk ukuran klaster telur crocodyliform dari masa Mesozoikum. Penemuan ini memberikan wawasan baru tentang strategi reproduksi crocodyliform.Telur- telur tersebut bertipe Notosuchia, dengan cangkang yang menunjukkan adaptasi lingkungan basah dan lembap. Ukuran dan bentuk telur serta distribusi klaster menunjukan kemungkinan pembuahan berulang atau penetasan secara koloni. Penyelidikan juga menunjukkan potensi interaksi antara spesies crocodylomorph di lokasi tersebut.Penemuan ini memperluas pemahaman tentang perilaku reproduksi dan adaptasi lingkungan crocodyliform. Studi lanjutan akan fokus pada kemungkinan keberadaan telur dari theropoda dinosaurus dan mengungkap strategi bersarang dan perawatan induk. Temuan tersebut berpotensi mengubah narasi evolusi dan ekologi reptil kapur atas.