China Dorong Ekonomi Digital Jadi 12,5% dari GDP dengan 28 Proyek Besar
Courtesy of SCMP

China Dorong Ekonomi Digital Jadi 12,5% dari GDP dengan 28 Proyek Besar

Meningkatkan porsi ekonomi digital dalam kontribusi terhadap GDP sebesar 12,5 persen pada tahun 2030 dengan memperkuat industri manufaktur berbasis teknologi canggih untuk membangun sistem industri modern yang kuat dan mandiri.

06 Mar 2026, 08.08 WIB
301 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Tiongkok berencana untuk meningkatkan kontribusi ekonomi digital dalam PDBnya hingga 12,5 persen pada tahun 2030.
  • Perdana Menteri Li Qiang menekankan pentingnya kemandirian dan inovasi dalam teknologi untuk membangun sistem industri modern.
  • Rencana lima tahun baru mencakup 28 proyek besar yang berfokus pada peningkatan daya saing industri dan pengembangan teknologi canggih.
Beijing, Tiongkok - China menargetkan porsi ekonomi digital mencapai 12,5 persen dari GDP pada tahun 2030, naik dari 10,5 persen pada 2025. Hal ini diumumkan dalam sidang tahunan legislatif yang juga memperkenalkan rencana 15 tahun ke depan. Fokus utama ada pada pengembangan manufaktur canggih yang dibarengi digitalisasi.
Pemerintah telah merencanakan 28 proyek utama yang berorientasi pada penguatan fondasi industri dan inovasi di bidang teknologi. Peningkatan jaringan 5G dan integrasi perangkat pabrik ke sistem digital menjadi bagian penting. Premier Li Qiang menekankan kebutuhan akan kemandirian teknologi dan terobosan inovatif di bidang inti.
Langkah ini penting untuk mewujudkan sistem industri modern dan mandiri. Dengan produksi yang lebih otomatis dan digital, perekonomian China diharapkan semakin kompetitif dan inovatif. Proyeksi ini menandakan arah transformasi ekonomi nasional menuju era industri berbasis teknologi tinggi dan digital.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/business/china-business/article/3345611/china-bets-ai-manufacturing-integration-narrow-digital-economy-gap-us?module=top_story&pgtype=section

Analisis Ahli

Prof. Zhang Wei (Teknologi Industri, Tsinghua University)
"Strategi ini tepat mengingat tren global yang semakin mengandalkan digitalisasi industri. Namun, fokus harus juga diberikan pada pengembangan SDM dan hak kekayaan intelektual agar transformasi tidak hanya mengandalkan investasi teknologi semata."

Analisis Kami

"Upaya China dalam mendorong ekonomi digital sebagai basis manufaktur modern memperlihatkan visi strategis yang jelas untuk masa depan industrinya. Meskipun ambisius, keberhasilan akan sangat bergantung pada kemampuan mereka melakukan inovasi asli dan membangun ekosistem teknologi yang berkelanjutan di tengah kompetisi global yang ketat."

Prediksi Kami

China akan mempercepat transformasi industrinya menjadi lebih digital dan pintar, menjadikan manufaktur berteknologi tinggi sebagai tulang punggung ekonomi nasional yang mampu bersaing secara global.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa tujuan dari rencana lima tahun baru Tiongkok?
A
Tujuan dari rencana lima tahun baru Tiongkok adalah untuk meningkatkan bagian ekonomi digital dalam PDB dan memperkuat sistem industri modern.
Q
Berapa persen ekonomi digital Tiongkok yang diharapkan mencapai pada tahun 2030?
A
Ekonomi digital Tiongkok diharapkan mencapai 12,5 persen pada tahun 2030.
Q
Apa saja yang akan didorong oleh proyek-proyek besar dalam rencana ini?
A
Proyek-proyek besar dalam rencana ini akan mendorong penguatan fondasi industri, inovasi, dan pengembangan teknologi baru.
Q
Siapa yang mengumumkan rencana ini dalam Kongres Rakyat Nasional?
A
Rencana ini diumumkan oleh Li Qiang, Perdana Menteri Tiongkok, dalam Kongres Rakyat Nasional.
Q
Apa peran jaringan 5G dalam rencana lima tahun ini?
A
Jaringan 5G akan diupgrade untuk menghubungkan peralatan pabrik dan memungkinkan produksi yang lebih otomatis dan digital.