Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China Perkuat Teknologi dan AI untuk Jadi Pemimpin Global 2030

Teknologi
Kecerdasan Buatan
SCMP SCMP
28 Mei 2025
267 dibaca
1 menit
China Perkuat Teknologi dan AI untuk Jadi Pemimpin Global 2030

Rangkuman 15 Detik

Tiongkok berkomitmen untuk mencapai kemandirian dalam teknologi tinggi.
Rencana aksi mencakup pengembangan kecerdasan buatan dan layanan industri baru.
Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi Tiongkok dalam rantai nilai global.
China kini semakin serius dalam mengembangkan teknologi informasi dan manufakturnya agar bisa mandiri dan bersaing secara global. Mereka tak ingin bergantung pada teknologi asing, terutama di tengah pembatasan dari Amerika Serikat yang membatasi akses ke beberapa teknologi penting. Pemerintah China meluncurkan rencana 18 poin yang bertujuan memperdalam penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam industri serta memperkenalkan lebih banyak penyedia layanan khusus di sektor teknologi. Rencana ini disebut ingin mencapai kemajuan besar pada tahun 2027. Salah satu tujuan penting adalah agar lebih dari 85% perusahaan manufaktur di bidang teknologi menggunakan sistem komputer khusus yang mengatur proses produksi secara otomatis. Ini akan membuat produksi jadi lebih cepat dan akurat. Jangka panjang, China menargetkan pembangunan sebuah basis data industri yang lengkap pada tahun 2030. Data ini akan mendukung terobosan teknologi baru dan mengangkat posisi China ke level atas dalam rantai nilai global, khususnya dalam bisnis teknologi tinggi. Inisiatif ini adalah kelanjutan dari program 'Made in China 2025' yang berfokus pada penguatan manufaktur dalam negeri agar bisa bersaing di pasar internasional, khususnya dalam teknologi yang sangat strategis seperti semikonduktor, baterai, navigasi satelit, dan AI.