
Courtesy of InterestingEngineering
Proyek Penyimpanan Energi Udara Terkompresi Terbesar Dunia Beroperasi di China
Memperkenalkan dan menginformasikan keoperasian penuh dari proyek CAES terbesar di dunia di Huai'an, China, yang mampu menyimpan energi berskala besar dengan teknologi rendah karbon, untuk mendukung transisi energi dan stabilitas jaringan listrik nasional.
06 Mar 2026, 07.46 WIB
112 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Proyek CAES di Jiangsu adalah yang terbesar di dunia dengan kapasitas 600 MW.
- Teknologi yang digunakan mengurangi emisi karbon dan mendukung transisi energi.
- Investasi dalam proyek ini mencapai $520 juta dan diharapkan dapat memberikan listrik untuk sekitar 600,000 rumah tangga.
Huai'an, China - Proyek penyimpanan energi udara terkompresi (CAES) terbesar di dunia di Huai'an, Tiongkok telah mencapai operasional penuh dengan kapasitas total 600 MW dan penyimpanan energi 2.400 MWh. Proyek ini menggunakan teknologi tanpa pembakaran dengan efisiensi konversi energi sekitar 71%.
Proyek ini memanfaatkan gua garam bekas tambang sedalam 1.150-1.500 meter untuk menyimpan udara terkompresi dan menggunakan teknologi 'molten salt + pressurized thermal water' untuk menyimpan dan menggunakan kembali panas kompresi. Shanghai Electric memasok peralatan inti termasuk turbin udara, generator, dan tangki penyimpanan panas.
Jenis penyimpanan energi ini mampu menyediakan listrik untuk sekitar 600.000 rumah dan mengurangi emisi karbon hingga 600.000 ton per tahun. Projek ini menjadi model penyimpanan energi terbarukan yang dapat mengatasi ketidakstabilan pasokan energi dan mendukung transisi energi rendah karbon di Tiongkok.
Referensi:
[1] https://www.interestingengineering.com/energy/china-largest-compressed-air-energy-station-world
[1] https://www.interestingengineering.com/energy/china-largest-compressed-air-energy-station-world
Analisis Ahli
Dr. Wei Zhang, Ahli Energi Terbarukan
"Proyek CAES ini merupakan langkah penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi fosil dan meningkatkan integrasi energi terbarukan. Pemanfaatan panas tersimpan secara adiabatik menunjukkan inovasi yang dapat mengurangi biaya operasional dan emisi karbon secara signifikan."
Analisis Kami
"Pendekatan ini menunjukkan terobosan penting dalam penyimpanan energi jangka panjang yang sangat dibutuhkan untuk menstabilkan jaringan listrik dengan proporsi energi terbarukan yang tinggi. Namun, meskipun teknologi ini menjanjikan, tantangan teknis terkait kondisi geologi gua garam dan investasi besar tetap harus mendapat perhatian agar proyek-proyek serupa dapat direplikasi secara efektif."
Prediksi Kami
Teknologi CAES berbasis gua garam akan semakin diterapkan secara luas di China dan negara lain untuk meningkatkan grid listrik dari energi terbarukan, sekaligus mendorong investasi besar dalam infrastruktur penyimpanan energi bersih.
Pertanyaan Terkait
Q
Di mana proyek CAES terbesar di dunia berlokasi?A
Proyek CAES terbesar di dunia berlokasi di Provinsi Jiangsu, China.Q
Apa kapasitas total dari proyek CAES ini?A
Kapasitas total dari proyek CAES ini adalah 600 MW dengan kapasitas penyimpanan 2,400 MWh.Q
Apa yang dilakukan Shanghai Electric dalam proyek ini?A
Shanghai Electric menyediakan peralatan inti untuk proyek CAES ini, termasuk turbin dan sistem penyimpanan thermal.Q
Bagaimana proses penyimpanan dan penggunaan energi dalam sistem CAES?A
Dalam sistem CAES, udara dikompresi dan disimpan di gua garam selama periode permintaan rendah, kemudian dilepaskan untuk menghasilkan listrik saat permintaan puncak.Q
Apa manfaat lingkungan dari proyek ini?A
Proyek ini diharapkan dapat mengurangi emisi CO₂ sebanyak 600,000 ton setiap tahun dan menggantikan penggunaan 250,000 ton batubara standar.




