Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Proyek Penyimpanan Energi Udara Terkompresi Terbesar Dunia Beroperasi di China

Sains
Iklim dan Lingkungan
News Publisher
06 Mar 2026
34 dibaca
1 menit
Proyek Penyimpanan Energi Udara Terkompresi Terbesar Dunia Beroperasi di China

AI summary

Proyek CAES di Jiangsu adalah yang terbesar di dunia dengan kapasitas 600 MW.
Teknologi yang digunakan mengurangi emisi karbon dan mendukung transisi energi.
Investasi dalam proyek ini mencapai $520 juta dan diharapkan dapat memberikan listrik untuk sekitar 600,000 rumah tangga.
Proyek penyimpanan energi udara terkompresi (CAES) terbesar di dunia di Huai'an, Tiongkok telah mencapai operasional penuh dengan kapasitas total 600 MW dan penyimpanan energi 2.400 MWh. Proyek ini menggunakan teknologi tanpa pembakaran dengan efisiensi konversi energi sekitar 71%.Proyek ini memanfaatkan gua garam bekas tambang sedalam 1.150-1.500 meter untuk menyimpan udara terkompresi dan menggunakan teknologi 'molten salt + pressurized thermal water' untuk menyimpan dan menggunakan kembali panas kompresi. Shanghai Electric memasok peralatan inti termasuk turbin udara, generator, dan tangki penyimpanan panas.Jenis penyimpanan energi ini mampu menyediakan listrik untuk sekitar 600.000 rumah dan mengurangi emisi karbon hingga 600.000 ton per tahun. Projek ini menjadi model penyimpanan energi terbarukan yang dapat mengatasi ketidakstabilan pasokan energi dan mendukung transisi energi rendah karbon di Tiongkok.

Experts Analysis

Dr. Wei Zhang, Ahli Energi Terbarukan
Proyek CAES ini merupakan langkah penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi fosil dan meningkatkan integrasi energi terbarukan. Pemanfaatan panas tersimpan secara adiabatik menunjukkan inovasi yang dapat mengurangi biaya operasional dan emisi karbon secara signifikan.
Editorial Note
Pendekatan ini menunjukkan terobosan penting dalam penyimpanan energi jangka panjang yang sangat dibutuhkan untuk menstabilkan jaringan listrik dengan proporsi energi terbarukan yang tinggi. Namun, meskipun teknologi ini menjanjikan, tantangan teknis terkait kondisi geologi gua garam dan investasi besar tetap harus mendapat perhatian agar proyek-proyek serupa dapat direplikasi secara efektif.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.