Mengapa Gurita Bisa Jadi Penguasa Bumi Setelah Manusia Punah
Sains
Neurosains and Psikologi
05 Mar 2026
198 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Gurita memiliki potensi untuk menjadi spesies pengganti manusia dalam membangun peradaban.
Primata memiliki keterbatasan dalam beradaptasi terhadap perubahan lingkungan yang drastis.
Sistem saraf gurita yang unik memberikan mereka kemampuan kognitif yang tinggi.
Seorang profesor dari University of Oxford memprediksi bahwa setelah manusia punah, gurita akan menjadi makhluk yang mengambil alih posisi penguasa Bumi. Prediksi ini didasarkan pada kemampuan gurita dalam beradaptasi, berkomunikasi, dan menyelesaikan masalah yang kompleks.
Primata sulit menggantikan manusia karena ketergantungan sosial dan reproduksi yang terbatas, sementara burung meski cerdas, tidak punya kemampuan motorik untuk membangun peradaban. Serangga membangun struktur kompleks secara genetis namun tanpa kecerdasan, sehingga gurita dianggap paling potensial karena sistem saraf desentralisasi dan kemampuan manipulasi objeknya.
Keunikan sistem saraf gurita dan kemampuan kamuflase membuatnya unggul dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungan. Jika kondisi mendukung, gurita dapat berevolusi menjadi spesies pembangun peradaban, menggantikan manusia sebagai penguasa Bumi di masa depan.
Analisis Ahli
Tim Coulson
Gurita memiliki kemampuan kognitif dan adaptasi unik yang memungkinkan mereka menjadi calon kuat sebagai penguasa Bumi berikutnya karena kecerdasan dan kemampuan manipulasi lingkungannya.

