TLDR
Anthropic menolak untuk menandatangani kontrak dengan DOD tanpa jaminan keamanan yang jelas. OpenAI menghadapi kritik dan skeptisisme publik terkait perjanjiannya dengan DOD. Kedua perusahaan memiliki pendekatan yang berbeda dalam menangani etika dan keamanan dalam pengembangan teknologi AI. Anthropic menolak kontrak dengan Departemen Pertahanan Amerika Serikat karena tidak ingin teknologi AI mereka digunakan tanpa batas untuk pengawasan massal atau senjata otonom. Dario Amodei mengkritik OpenAI yang menerima kontrak serupa dengan alasan hanya ingin memuaskan karyawan mereka.OpenAI mengklaim kontrak mereka melarang penggunaan AI untuk pengawasan domestik massal dan hanya diizinkan untuk semua tujuan legal, namun kritik muncul karena hukum bisa berubah. Anthropic menuntut jaminan tegas agar AI mereka tidak disalahgunakan, sementara OpenAI dianggap melakukan spin untuk membenarkan kontraknya.Publik merespons negatif terhadap kontrak OpenAI dengan lonjakan penghapusan aplikasi ChatGPT. Ketegangan ini menunjukkan perdebatan etis penting di bidang AI dan militer, dengan risiko mempengaruhi opini karyawan dan publik secara luas.