AI summary
Pasar kripto mengalami likuidasi besar-besaran, tetapi Bitcoin menunjukkan tanda-tanda stabilisasi. Volatilitas implisit menurun, menunjukkan bahwa ketakutan awal pasar mulai mereda. Meskipun ada ketidakpastian jangka pendek, analis tetap optimis tentang potensi pertumbuhan Bitcoin dan Ethereum di masa depan. Bitcoin mengalami goncangan besar minggu lalu akibat penjualan besar-besaran yang menyebabkan likuidasi terburuk dalam sejarah pasar kripto. Setelah kejadian itu, harga Bitcoin sempat bangkit pada Senin, meskipun momentum positif mulai melambat.Saat ini, harga Bitcoin diperdagangkan sekitar 113.500 USD, turun sekitar 1,5% dalam 24 jam terakhir. Kejadian ini memicu peningkatan aktivitas put options dengan tanggal kedaluwarsa pada 31 Oktober, yang menunjukkan bear market sementara dan kewaspadaan investor terhadap penurunan harga lebih lanjut.Volatilitas tersirat, yang mengindikasikan ekspektasi pasar terhadap pergerakan harga, telah turun ke level rendah 40-an persen untuk jangka pendek dan sekitar 45% untuk jangka panjang. Ini mengindikasikan bahwa kepanikan pasar mulai mereda dan para trader menyesuaikan strategi mereka.Sebagian besar market maker masih berada dalam posisi long gamma dan akan melakukan jual saat harga naik dan beli saat harga turun sebagai bentuk hedging untuk mengurangi risiko kerugian. Analisis menyebutkan volatilitas jangka pendek masih akan ada, tetapi ini adalah koreksi sehat untuk menguatkan pasar.Dalam jangka panjang, beberapa analis memperkirakan Bitcoin akan pulih dan berpotensi naik kembali ke 130.000 USD, didukung oleh masuknya dana institusional melalui ETF dan treasury aset digital. Meski ada ketidakpastian jangka pendek, prospek ke depan tetap optimis bagi investor yang mampu bertahan.
Koreksi yang terjadi saat ini sebenarnya merupakan proses yang sehat untuk membersihkan pelaku pasar yang lemah dan menstabilkan harga sebelum naik kembali. Namun, para investor harus tetap waspada terhadap volatilitas jangka pendek yang dapat menyebabkan pergerakan harga yang tajam.