Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pengguna AS Ramai-Ramai Buang ChatGPT Setelah Kerja Sama Dengan Departemen Perang

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
03 Mar 2026
1313 dibaca
1 menit
Pengguna AS Ramai-Ramai Buang ChatGPT Setelah Kerja Sama Dengan Departemen Perang

TLDR

Kesepakatan OpenAI dengan Departemen Pertahanan AS memicu reaksi negatif dari pengguna.
Anthropic menegaskan komitmennya untuk mencegah penggunaan AI dalam konteks militer yang tidak etis.
Perubahan dalam preferensi pengguna menunjukkan pentingnya kebijakan etika dalam teknologi AI.
Warga AS secara masif menghapus aplikasi ChatGPT dari ponsel mereka setelah OpenAI mengumumkan kerja sama dengan Departemen Pertahanan AS yang kini dikenal sebagai Departemen Perang. Data Sensor Tower menunjukkan lonjakan uninstall aplikasi ChatGPT hingga 295 persen dalam waktu singkat.Sebaliknya, aplikasi pesaing Claude dari Anthropic justru mengalami peningkatan unduhan yang signifikan karena menolak kerja sama dengan Departemen Pertahanan AS terkait penggunaan AI untuk senjata otonom dan pengawasan warga. Anthropic mempertahankan kebijakan ketat yang bertentangan dengan permintaan Pentagon.Kondisi ini menunjukkan adanya pergeseran dukungan masyarakat AS ke teknologi AI dengan prinsip etis lebih kuat, dan menimbulkan tekanan bagi perusahaan penyedia AI dalam menetapkan kebijakan penggunaan yang bertanggung jawab di tengah tuntutan pemerintah.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.