
Courtesy of CNBCIndonesia
Pengguna AS Ramai-Ramai Buang ChatGPT Setelah Kerja Sama dengan Departemen Perang
Memberikan informasi mengenai reaksi masyarakat AS atas kerja sama OpenAI dengan Departemen Pertahanan serta dampaknya pada penggunaan aplikasi ChatGPT dan kompetitornya Claude oleh Anthropic.
03 Mar 2026, 15.35 WIB
223 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Kesepakatan OpenAI dengan Departemen Pertahanan AS memicu reaksi negatif dari pengguna.
- Anthropic menegaskan komitmennya untuk mencegah penggunaan AI dalam konteks militer yang tidak etis.
- Perubahan dalam preferensi pengguna menunjukkan pentingnya kebijakan etika dalam teknologi AI.
Jakarta, Amerika Serikat - Warga AS secara masif menghapus aplikasi ChatGPT dari ponsel mereka setelah OpenAI mengumumkan kerja sama dengan Departemen Pertahanan AS yang kini dikenal sebagai Departemen Perang. Data Sensor Tower menunjukkan lonjakan uninstall aplikasi ChatGPT hingga 295 persen dalam waktu singkat.
Sebaliknya, aplikasi pesaing Claude dari Anthropic justru mengalami peningkatan unduhan yang signifikan karena menolak kerja sama dengan Departemen Pertahanan AS terkait penggunaan AI untuk senjata otonom dan pengawasan warga. Anthropic mempertahankan kebijakan ketat yang bertentangan dengan permintaan Pentagon.
Kondisi ini menunjukkan adanya pergeseran dukungan masyarakat AS ke teknologi AI dengan prinsip etis lebih kuat, dan menimbulkan tekanan bagi perusahaan penyedia AI dalam menetapkan kebijakan penggunaan yang bertanggung jawab di tengah tuntutan pemerintah.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260303125946-37-715534/chatgpt-mulai-ditinggal-ini-alasan-warga-ramai-ramai-hapus-dari-hp
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260303125946-37-715534/chatgpt-mulai-ditinggal-ini-alasan-warga-ramai-ramai-hapus-dari-hp
Analisis Ahli
Dario Amodei
"Perusahaan harus tetap berpegang pada prinsip etika meskipun mendapat tekanan dari pemerintah. Kebijakan pembatasan penggunaan AI sangat penting untuk melindungi hak warga dan mencegah penggunaan AI yang berbahaya."
Analisis Kami
"Keputusan Anthropic mempertahankan kebijakan etis mereka sekaligus menolak permintaan Pentagon menunjukkan bahwa isu etika dalam pengembangan AI semakin mendapat perhatian serius dari masyarakat dan penyedia teknologi. Perkembangan ini menandai titik balik penting di mana kepercayaan publik terhadap teknologi AI tidak hanya dipengaruhi oleh fungsionalitas tetapi juga nilai moral di balik penggunaannya."
Prediksi Kami
Ketegangan antara pemerintah AS dan penyedia AI seperti Anthropic kemungkinan akan berlanjut, memicu pergeseran pengguna ke aplikasi AI yang lebih etis dan berdampak pada kebijakan penggunaan AI di masa depan.
Pertanyaan Terkait
Q
Mengapa warga Amerika Serikat membuang ChatGPT?A
Warga Amerika Serikat membuang ChatGPT karena kesepakatan antara OpenAI dan Departemen Pertahanan AS.Q
Apa yang menyebabkan lonjakan uninstall aplikasi ChatGPT?A
Lonjakan uninstall aplikasi ChatGPT terjadi setelah pengumuman kesepakatan dengan Departemen Pertahanan AS, mencapai peningkatan 295 persen.Q
Apa yang menjadi kebijakan Anthropic terkait penggunaan AI?A
Kebijakan Anthropic menyatakan bahwa model AI mereka tidak dapat digunakan untuk memata-matai warga AS atau mendukung senjata otonom.Q
Siapa Dario Amodei dan apa perannya dalam artikel ini?A
Dario Amodei adalah CEO Anthropic yang menolak permintaan Departemen Pertahanan untuk mengubah kebijakan penggunaan AI mereka.Q
Apa dampak dari keputusan pengguna terhadap download Claude?A
Keputusan pengguna untuk menguninstall ChatGPT mengakibatkan peningkatan download untuk aplikasi Claude, menjadikannya aplikasi nomor satu di App Store.




