
Courtesy of InterestingEngineering
Debut Tempur Missile Presisi Jarak Jauh AS Dalam Operasi Melawan Iran
Memberikan informasi tentang debut tempur missile balistik baru PrSM oleh militer AS dalam operasi melawan Iran dan menyoroti kemampuan serta dampak strategisnya terhadap keamanan regional dan internasional.
02 Mar 2026, 19.50 WIB
74 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- PrSM adalah sistem misil baru yang memperluas jangkauan serangan AS.
- Operasi Epic Fury menandai penggunaan pertama PrSM dalam pertempuran.
- Jangkauan yang lebih jauh dari PrSM meningkatkan kemampuan untuk menyerang target yang bergerak cepat.
Timur Tengah, Iran - Militer AS menggunakan Precision Strike Missile (PrSM) dalam operasi nyata pertama mereka melawan Iran sebagai bagian dari Operation Epic Fury. Peluncuran dilakukan dengan sistem HIMARS yang menampilkan kemampuan serangan jarak jauh dan presisi tinggi. Penggunaan ini menandai debut tempur penting bagi PrSM yang baru mulai masuk dinas sekitar dua tahun lalu.
PrSM memiliki jangkauan hampir dua kali lipat dari misil pendahulunya ATACMS, membawa dua misil dalam satu pod, dan dapat mencapai jarak hingga lebih dari 500 kilometer, dengan potensi versi berikutnya mencapai lebih dari 650 kilometer. Lockheed Martin mengembangkan misil ini dengan desain modular yang memungkinkan pembaruan dan integrasi teknologi baru. Peluncuran video oleh US Central Command memperlihatkan penggunaan misil ini dalam skala nyata dengan respons cepat terhadap ancaman Iran.
Penggunaan PrSM meningkatkan kemampuan militer Amerika untuk menargetkan sistem pertahanan udara dan peluncur misil yang sulit dan bergerak cepat. Jangkauan yang diperluas ini juga memberikan keunggulan strategis yang lebih besar di kawasan Timur Tengah dan potensial di kawasan Pasifik. Varian mendatang yang akan mampu menyerang sasaran bergerak di laut menunjukkan peningkatan taktis yang akan meluaskan aplikasi misil di masa depan.
Referensi:
[1] https://www.interestingengineering.com/military/us-extended-range-precision-strike-missile-debuts
[1] https://www.interestingengineering.com/military/us-extended-range-precision-strike-missile-debuts
Analisis Ahli
Defense Analyst Michael O'Hanlon
"Penggunaan PrSM dalam operasi aktual menunjukkan kemajuan signifikan dalam teknologi misil AS, memberikan kemampuan serang yang lebih fleksibel dan jangkauan jauh yang sangat dibutuhkan dalam konteks konflik modern."
Military Strategist Dr. Emily Thompson
"Peluncuran PrSM memperlihatkan peningkatan penting dalam strategi serangan presisi yang mungkin mengubah cara peperangan regional dilakukan, terutama dalam menghadapi ancaman time-sensitive dan target bergerak."
Analisis Kami
"Debut tempur PrSM menandai lompatan besar dalam kemampuan militer AS untuk menyerang target dengan presisi dan jangkauan lebih jauh, memperkuat dominasi teknologi strategis mereka di medan perang. Namun, eskalasi semacam ini bisa memperburuk ketegangan regional dan meningkatkan risiko konflik yang lebih luas jika tidak diiringi dengan diplomasi yang hati-hati."
Prediksi Kami
Penggunaan PrSM dalam konflik ini kemungkinan akan mendorong lebih banyak penerapan misil jarak jauh dalam operasi militer AS di masa depan dan meningkatkan kehadiran teknologi presisi tinggi dalam konflik regional lain serta memicu perlombaan teknologi senjata di kawasan Pasifik dan sekitarnya.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa itu Precision Strike Missile (PrSM)?A
Precision Strike Missile (PrSM) adalah sistem senjata permukaan ke permukaan generasi baru yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas serangan.Q
Mengapa PrSM digunakan dalam operasi melawan Iran?A
PrSM digunakan dalam operasi melawan Iran untuk memperluas jangkauan target yang dapat diserang oleh pasukan AS.Q
Siapa yang mengumumkan operasi militer besar-besaran terhadap Iran?A
Operasi militer besar-besaran terhadap Iran diumumkan oleh Donald Trump.Q
Apa perbedaan antara PrSM dan ATACMS?A
Perbedaan utama antara PrSM dan ATACMS adalah jangkauan; PrSM memiliki jangkauan yang lebih jauh dan kapasitas muatan ganda.Q
Siapa yang mengembangkan sistem PrSM?A
Sistem PrSM dikembangkan oleh Lockheed Martin.




