
Courtesy of TechCrunch
Ultrahuman Luncurkan Ring Pro dengan Baterai Tahan Lama dan AI Kesehatan Real-Time
Mengumumkan peluncuran cincin pintar Ultrahuman Ring Pro yang memiliki daya tahan baterai lebih lama dan desain baru untuk mengatasi masalah paten di AS sekaligus memperkenalkan sistem biointelligence Jade yang memberikan wawasan kesehatan real-time bagi pengguna.
27 Feb 2026, 18.00 WIB
194 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Ring Pro Ultrahuman menawarkan inovasi dengan daya tahan baterai yang lebih lama dan desain yang diperbarui.
- Sengketa paten dengan Oura telah memengaruhi bisnis Ultrahuman di AS secara signifikan.
- Jade adalah langkah maju dalam memberikan analisis kesehatan secara real-time kepada pengguna.
Bengaluru, India - Ultrahuman baru-baru ini meluncurkan Ring Pro, generasi ketiga dari cincin pintarnya yang menawarkan daya tahan baterai hingga 15 hari, meningkat signifikan dibandingkan model sebelumnya yang hanya bertahan 4 sampai 6 hari. Produk ini hadir dengan desain baru untuk mematuhi keputusan hukum terkait sengketa paten dengan rival Oura, yang memblokir impor produk Ultrahuman ke Amerika Serikat.
Baca juga: Ultrahuman Ring Pro: Smart Ring dengan Baterai Super Lama dan AI Canggih, Tapi Belum ke AS
Sengketa paten yang menyebabkan gangguan bisnis Ultrahuman di pasar AS terjadi pada Oktober 2025, ketika Komisi Perdagangan Internasional AS memutuskan mendukung Oura. Sebagai langkah penanggulangan, Ultrahuman mengajukan desain Ring Pro yang berbeda untuk mendapatkan izin legal impor, dan tengah menunggu persetujuan dari otoritas bea cukai AS.
Selain memperkenalkan Ring Pro, Ultrahuman juga meluncurkan Jade, sebuah sistem biointelligence yang dapat menganalisis data kesehatan secara real-time. Sistem ini memberikan saran dan rekomendasi tindakan kesehatan yang dapat langsung diambil pengguna tanpa memerlukan langganan tambahan, berbeda dengan alat AI lain yang hanya menampilkan data secara retrospektif.
Meskipun penjualan terdampak di AS, Ultrahuman tetap menjalankan bisnis dengan pendapatan tahunan sekitar Rp 2.50 triliun ($150 juta) dan mengalami pertumbuhan pengguna aktif sekitar 700 ribu setiap hari. Produk tambahan, seperti pengisi daya Pro yang mendukung pengisian nirkabel dan fitur baru di Ring Pro seperti prosesor dual-core dan penyimpanan data hingga 250 hari, semakin memperkuat ekosistem dan layanan mereka.
Pasar global untuk cincin pintar tumbuh pesat, dengan Oura memimpin dan Ultrahuman menempati posisi kedua. Ultrahuman fokus pada pasar utama seperti Inggris, Kanada, Australia, dan India, serta terus berinvestasi untuk meningkatkan kapasitas produksi agar dapat memenuhi permintaan konsumen yang meningkat pada produk Ring Pro dan layanan kesehatan berbasis langganan.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/27/ultrahuman-unveils-new-smart-ring-as-it-awaits-u-s-clearance-after-oura-dispute/
[1] https://techcrunch.com/2026/02/27/ultrahuman-unveils-new-smart-ring-as-it-awaits-u-s-clearance-after-oura-dispute/
Analisis Ahli
Anshika Jain
"Sensor yang akurat, wawasan berbasis AI, dan integrasi ekosistem yang mulus akan menjadi kunci bagi pemimpin masa depan di pasar cincin pintar."
Navkendar Singh
"Pertumbuhan pengiriman cincin pintar didorong oleh kebutuhan akan perangkat kebugaran tanpa layar yang lebih praktis dan hemat energi, di mana Ultrahuman telah berhasil mengamankan sekitar 25% pangsa pasar."
Analisis Kami
"Ultrahuman menunjukkan ketangguhan inovasi yang impresif dengan merespon tantangan paten melalui desain ulang produk sambil memperluas layanan AI kesehatan real-time mereka. Jika berhasil melewati hambatan hukum di AS, mereka dapat merebut pangsa pasar yang signifikan berkat fitur baterai tahan lama dan kemampuan analitik AI yang unggul."
Prediksi Kami
Ultrahuman kemungkinan akan berhasil mendapat izin impor Ring Pro ke pasar AS dan memperkuat posisinya di pasar global cincin pintar dengan teknologi baru dan fitur biointelligence real-time.


