Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

CEO Oura Bantah Isu Data Pribadi Dibagi ke Pemerintah dan Palantir

Teknologi
Gadgets dan Wearable
News Publisher
09 Sep 2025
195 dibaca
1 menit
CEO Oura Bantah Isu Data Pribadi Dibagi ke Pemerintah dan Palantir

TLDR

Oura tidak membagikan data pengguna dengan pemerintah tanpa izin.
CEO Oura berusaha untuk meluruskan kesalahpahaman mengenai kemitraan dengan Palantir.
Oura berkomitmen untuk privasi dan keamanan data pengguna serta berencana untuk mengembangkan produk kesehatan yang lebih baik.
CEO Oura, Tom Hale, membantah kabar yang beredar bahwa data pengguna cincin pintar mereka dibagikan kepada pemerintah Amerika Serikat atau perusahaan data Palantir. Ia menegaskan bahwa perusahaan sangat menjaga privasi dan tidak pernah menjual data pengguna tanpa izin eksplisit.Hale menjelaskan bahwa Oura memiliki kontrak bisnis dengan Palantir melalui sebuah perusahaan yang diakuisisi, tetapi bukan kemitraan dalam arti berbagi data kesehatan pengguna. Sistem mereka bekerja secara terpisah dan aman sesuai standar Departemen Pertahanan AS.Data yang dikumpulkan oleh cincin Oura sangat sensitif, mulai dari denyut jantung hingga siklus menstruasi, dan pengguna dapat mengontrol siapa yang memiliki akses. Bahkan ketika data diperiksa untuk dukungan teknis, itu dilakukan secara terbatas dan hanya dengan izin pengguna.Meskipun pasar wearable kini lebih menyukai perangkat gelang yang lebih murah dan besar di Asia dan India, Oura tetap tumbuh pesat dan fokus menjadi alat kesehatan preventif dengan fitur kecerdasan buatan dan layanan penasihat kesehatan.Ke depan, Oura berencana untuk bereksperimen dengan lebih banyak jenis wearable yang bisa memantau berbagai metrik kesehatan, serta bekerja sama dengan program kesehatan seperti Medicare Advantage tanpa mengorbankan keamanan data pengguna.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.