Observatorium Vera C. Rubin Buka Mata Digital Terbesar untuk Deteksi Kosmik Cepat
Courtesy of Forbes

Observatorium Vera C. Rubin Buka Mata Digital Terbesar untuk Deteksi Kosmik Cepat

Menghadirkan sistem observasi langit selatan yang mampu mendeteksi dan melaporkan perubahan astronomi dengan cepat untuk mendukung penelitian kosmos dan perlindungan Bumi dari potensi bahaya asteroid.

27 Feb 2026, 22.00 WIB
216 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Observatorium Vera C. Rubin akan merevolusi astronomi dengan kemampuan untuk mendeteksi peristiwa kosmik dalam waktu nyata.
  • Dengan kamera LSST, observatorium ini akan mengambil lebih banyak gambar daripada semua observatorium optik sebelumnya dalam satu tahun.
  • Proyek ini diharapkan dapat menemukan banyak objek luar angkasa, termasuk asteroid berpotensi berbahaya dan galaksi baru.
Cerro Pachón, Chile - Pada tanggal 24 Februari 2026, Observatorium Vera C. Rubin di Chile mengumumkan pencapaian luar biasa dengan mendeteksi 800.000 perubahan kosmik dalam satu malam, berkat kamera digital terbesar di dunia yang dipasang di teleskop mereka. Hal ini menandai dimulainya sistem peringatan real-time yang mampu memberi tahu para ilmuwan dalam waktu dua menit setelah pengamatan.
Terletak di puncak Cerro Pachón, observatorium ini didanai bersama oleh National Science Foundation dan Departemen Energi Amerika Serikat dengan biaya sebesar 473 juta dollar. Misi utamanya adalah melakukan survei langit selatan selama 10 tahun dengan merekam langit setiap 3-4 malam, menciptakan film astronomi resolusi tinggi dari langit jauh.
Kamera LSST beresolusi 3.200 megapiksel dengan 189 sensor individual mengambil gambar setiap 40 detik, yang kemudian dikirim melalui kabel serat optik ke pusat komputasi di California untuk dibandingkan dengan gambar sebelumnya dan mendeteksi perubahan penting seperti ledakan bintang, supernova, dan asteroid.
Dengan kemampuan ini, observatorium diharapkan dapat mendeteksi hingga 90 persen asteroid besar yang berpotensi berbahaya bagi Bumi dalam jarak 7 juta kilometer serta menemukan berbagai objek seperti komet antarbintang, planet pengembara, dan jutaan supernova. Data ini akan membantu ilmuwan memetakan galaksi dan mempelajari misteri materi gelap.
Para ahli menyatakan bahwa keberhasilan ini didukung oleh tahun-tahun inovasi dalam teknologi pemrosesan data. Observatorium Vera C. Rubin membuka era baru dalam astronomi yang memungkinkan manusia mengikuti peristiwa alam semesta secara langsung dan menerapkan penelitian ini demi keselamatan dan pengetahuan umat manusia.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/jamiecartereurope/2026/02/27/worlds-largest-digital-camera-detected-800000-cosmic-changes-tuesday/

Analisis Ahli

Luca Rizzi
"NSF–DOE Rubin Observatory akan menghubungkan komunitas ilmiah dengan aliran informasi luas yang memungkinkan penemuan waktu nyata dari fenomena alam semesta."
Eric Bellm
"Mengelola 10 terabyte gambar per malam untuk penemuan waktu nyata membutuhkan inovasi besar dalam algoritma pemrosesan gambar dan basis data yang belum pernah dilakukan sebelumnya."

Analisis Kami

"Observatorium Vera C. Rubin adalah lompatan besar dalam astrofisika modern yang akan merevolusi cara kita memantau langit. Namun, tantangan teknis dalam mengelola dan menginterpretasi data dalam jumlah besar ini juga sangat besar dan memerlukan inovasi terus-menerus dalam pemrosesan data dan kolaborasi global."

Prediksi Kami

Dengan kemajuan teknologi dan aliran data yang sangat besar dari Rubin Observatory, penelitian astronomi akan memasuki era baru dengan banyak penemuan signifikan tentang asal usul alam semesta, serta peningkatan kemampuan dalam peringatan dini terhadap asteroid berbahaya bagi Bumi.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa itu Observatorium Vera C. Rubin?
A
Observatorium Vera C. Rubin adalah teleskop yang berlokasi di Chili yang dilengkapi dengan kamera digital terbesar di dunia.
Q
Apa tujuan dari observatorium ini?
A
Tujuannya adalah untuk melakukan survei langit secara lengkap setiap tiga hingga empat malam selama sepuluh tahun untuk mempelajari peristiwa kosmis.
Q
Berapa banyak gambar yang dapat diambil observatorium dalam semalam?
A
Observatorium ini dapat mengambil hingga tujuh juta gambar dalam semalam.
Q
Apa yang dilakukan kamera LSST?
A
Kamera LSST dapat menangkap gambar berkualitas tinggi dari langit setiap 39 hingga 40 detik.
Q
Siapa yang mendanai pembangunan observatorium ini?
A
Pembangunan observatorium ini didanai oleh National Science Foundation dan Kantor Sains Departemen Energi AS.