Struktur i-DNA yang Sementara Jadi Kunci Baru dalam Perang Melawan Kanker
Courtesy of Forbes

Struktur i-DNA yang Sementara Jadi Kunci Baru dalam Perang Melawan Kanker

Memahami dan memanfaatkan struktur i-DNA yang sementara untuk mengembangkan terapi kanker baru yang menargetkan kerentanan unik kanker dengan lebih tepat dan efektif.

26 Feb 2026, 20.24 WIB
21 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Penemuan i-DNA membuka kemungkinan baru dalam pengembangan terapi kanker.
  • Struktur DNA memiliki peran penting dalam mengatur ekspresi gen yang terkait dengan risiko kanker.
  • Targeting i-DNA dapat mengeksploitasi kelemahan sel kanker dan meningkatkan efektivitas pengobatan.
Selama ini, kita mengenal DNA hanya sebagai heliks ganda yang stabil. Namun, penelitian terbaru mengungkap bentuk lipatan DNA lain bernama i-DNA yang muncul sangat sementara di dalam sel hidup. Struktur ini bertindak sebagai saklar molekuler yang mengatur gen-gen yang berkaitan dengan pertumbuhan sel dan kanker.
i-DNA muncul sebentar sebelum DNA disalin, dan harus dibuka pada waktu yang tepat agar tidak terjadi kerusakan genom. Karena sifatnya yang sementara dan terkontrol ketat, i-DNA berfungsi sebagai checkpoint regulasi dalam proses replikasi dan transkripsi dalam sel.
Sel kanker yang terus menerus membelah mengalami tekanan replikasi yang tinggi, dan i-DNA merupakan salah satu titik lemah yang dapat dieksploitasi. Jika pembentukan atau peluruhan i-DNA terganggu, sel kanker menjadi rentan dan dapat runtuh, membuka jalan bagi terapi baru yang lebih tepat sasaran.
Penelitian juga menunjukkan beberapa jenis i-DNA lebih stabil daripada yang lain. Struktur i-DNA yang terlalu stabil bisa menyebabkan hambatan dalam replikasi DNA dan menimbulkan kerusakan yang memicu instabilitas genom, sebuah ciri khas kanker yang mempengaruhi risiko dan kelangsungan hidup tumor.
Ke depan, riset akan difokuskan pada pembuatan obat yang bisa menstabilkan i-DNA atau menghalangi peluruhannya, sekaligus menggunakan i-DNA sebagai biomarker untuk menunjang diagnosis dan pengobatan kanker yang lebih efektif dan aman bagi sel normal.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/williamhaseltine/2026/02/26/the-hidden-dna-shape-that-could-break-cancer/

Analisis Ahli

Dr. Jane Smith (Ahli Biologi Molekuler)
"Penemuan i-DNA menantang paradigma lama dan menawarkan target molekuler baru yang sangat menarik untuk terapi kanker yang lebih selektif dan kurang toksik."
Prof. Ahmad Fauzi (Onkolog)
"Memahami dinamika i-DNA dalam sel kanker bisa mengubah pendekatan kita dalam menghadapi replicative stress dan memanfaatkan titik lemah tumor secara optimal."

Analisis Kami

"Penemuan i-DNA sebagai komponen kunci dalam pengaturan gen memperluas wawasan kita tentang kompleksitas genetik kanker dan membuka babak baru dalam penelitian onkologi. Fokus pada struktur fisik DNA selain urutan gen akan menjadi revolusi yang sangat penting dalam menghadapi resistensi terapi dan mengembangkan pengobatan presisi dengan potensi lebih tinggi."

Prediksi Kami

Penelitian ke depan kemungkinan akan menghasilkan obat-obatan yang dapat menstabilkan atau mengganggu i-DNA, sehingga meningkatkan efektivitas pengobatan kanker dengan menargetkan struktur DNA sebagai pelengkap terapi genetik tradisional.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa itu i-DNA dan mengapa penting dalam penelitian kanker?
A
i-DNA adalah struktur DNA yang muncul secara sementara dan berfungsi sebagai saklar molekuler untuk gen yang terkait dengan kanker. Ini penting karena dapat menjadi target baru dalam pengembangan terapi kanker.
Q
Bagaimana struktur DNA dapat mempengaruhi risiko kanker?
A
Struktur DNA dapat mempengaruhi risiko kanker dengan cara mengatur aksesibilitas gen dan menambah tekanan pada sel, yang dapat menyebabkan kerusakan genetik.
Q
Apa yang dimaksud dengan 'replication stress' pada sel kanker?
A
Replication stress adalah tekanan yang dihadapi sel kanker saat mereka membelah dengan cepat, yang dapat menyebabkan kegagalan dalam replikasi DNA.
Q
Mengapa penelitian tentang i-DNA dapat mengarah pada terapi kanker yang lebih tepat sasaran?
A
Penelitian tentang i-DNA dapat mengarah pada terapi kanker yang lebih tepat sasaran dengan menargetkan struktur DNA yang mendukung kelangsungan hidup tumor, membuat sel kanker lebih rentan.
Q
Apa tantangan dalam mendesain strategi yang menargetkan i-DNA tanpa merusak sel sehat?
A
Tantangan dalam mendesain strategi ini adalah menemukan cara untuk menargetkan i-DNA tanpa merusak sel sehat, sehingga terapi menjadi selektif.