Prancis Luncurkan Kapal Selam Nuklir Canggih De Grasse untuk Perkuat Armada Baru
Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
26 Feb 2026
132 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
De Grasse adalah kapal selam terbaru dalam program Barracuda yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan Angkatan Laut Prancis.
Program Barracuda mencakup pembangunan enam kapal selam bertenaga nuklir untuk menggantikan armada kelas Rubis.
Kapal selam kelas Suffren menawarkan kemampuan tempur dan stealth yang lebih baik, serta dilengkapi dengan teknologi modern.
Prancis telah memulai fase berikutnya dari program pembaruan kapal selam bawah lautnya dengan mengirimkan kapal selam serang bertenaga nuklir De Grasse untuk diuji coba laut pertama kali pada 24 Februari 2026. Kapal ini menjadi yang keempat dalam seri Suffren yang akan menggantikan armada lama kelas Rubis.
Pada Desember 2025, reaktor nuklir De Grasse telah diaktifkan, sebuah pencapaian besar yang menandai kesiapan kapal menuju operasi aktif. Kapal selam ini dirancang untuk pengujian sistem tempur, propulsi, dan performa reaktor dalam kondisi operasi nyata.
Program Barracuda, yang dikelola oleh badan pengadaan pertahanan Prancis dan didukung oleh CEA serta perusahaan Naval Group dan TechnicAtome, bertujuan membangun enam kapal selam kelas Suffren dengan kemampuan canggih, termasuk teknologi stealth dan armament modern.
Setiap kapal selam memiliki bobot sekitar 4.700 ton saat muncul dan 5.100 ton ketika menyelam, dengan kemampuan menyelam lebih dari 350 meter serta kecepatan melebihi 25 knot. Kapal-kapal ini dipersiapkan untuk bertugas hingga lebih dari 30 tahun, menjamin dominasi Prancis di bawah laut hingga 2060.
Fasilitas modern seperti masts optik tanpa penetrasi dan tempat untuk operasi pasukan khusus membuat kapal ini sangat multifungsi. Upgrade masa depan diperkirakan akan meliputi integrasi sistem tak berawak, memperkuat peran kapal selam ini dalam perang bawah laut modern.
Analisis Ahli
Dr. Jean-Marc Delvert (Ahli Pertahanan Maritim Prancis)
Pengaktifan reaktor nuklir De Grasse adalah tonggak penting yang menandai kemajuan signifikan dalam kemandirian dan kapabilitas bawah laut Prancis, menjamin fleksibilitas dan daya tahan dalam operasi strategis di masa depan.

