Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kapal Drone Laut Baru Prancis Deteksi Ranjau 99% Tingkatkan Keamanan Operasi

Teknologi
Robotika
robotics (5mo ago) robotics (5mo ago)
10 Nov 2025
146 dibaca
2 menit
Kapal Drone Laut Baru Prancis Deteksi Ranjau 99% Tingkatkan Keamanan Operasi

Rangkuman 15 Detik

Drone laut baru dari Thales meningkatkan deteksi ranjau hingga 99%.
Sistem ini dirancang untuk mengurangi risiko bagi kru angkatan laut dalam operasi kontra ranjau.
Program MMCM merupakan kolaborasi antara Prancis dan Inggris untuk meningkatkan kemampuan pertahanan maritim.
Angkatan Laut Prancis menerima kapal drone laut tanpa awak terbaru yang dikembangkan oleh Thales dengan kemampuan mendeteksi ranjau laut hingga 99%. Kapal ini dirancang khusus untuk mengurangi risiko personel yang bertugas di lingkungan berbahaya seperti operasi kontra ranjau laut. Kapal ini dilengkapi dengan berbagai sensor canggih seperti sonar towed TSAM dan sonar multi-view SAMDIS yang unik di dunia, yang memungkinkan deteksi ranjau secara lebih tepat dan efisien. Selain itu, kapal ini juga tahan terhadap serangan siber, sehingga dapat melaksanakan operasi sensitif dengan aman. Sistem ini menggunakan perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk perencanaan misi dan analisis data sonar, yang sangat membantu operator dalam menangani tugas dengan lebih sedikit beban dan meningkatkan efektivitas misi. Setelah melewati lebih dari 3.000 jam uji coba di laut, kapal ini sudah siap memenuhi kebutuhan operasional yang ketat. Pengembangan ini juga bagian dari program MMCM antara Prancis dan Inggris yang bertujuan meningkatkan keunggulan operasional angkatan laut kedua negara. Kolaborasi antara Thales dengan galangan kapal Couach serta dukungan dari organisasi pertahanan seperti OCCAR, DGA, dan MoD menandai tahap penting dalam modernisasi kontra ranjau laut. Dengan teknologi ini, kesiapan dan keamanan armada laut diharapkan meningkat secara signifikan di masa depan.

Analisis Ahli

Sébastien Guérémy
Sistem otonom kami secara signifikan meningkatkan efisiensi misi dan membatasi eksposur personel terhadap risiko ranjau, membawa konsep baru dalam operasi kontra ranjau.
Analyst Militer Independen
Inovasi ini mempertegas pentingnya integrasi teknologi siber dan AI dalam sistem militer modern serta kolaborasi multinasional yang memperkuat interoperabilitas pasukan.