Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Apple Terapkan Verifikasi Usia Supaya Anak Tak Bisa Beli Aplikasi di Inggris

Teknologi
Pengembangan Software
software-development (1mo ago) software-development (1mo ago)
25 Feb 2026
205 dibaca
2 menit
Apple Terapkan Verifikasi Usia Supaya Anak Tak Bisa Beli Aplikasi di Inggris

Rangkuman 15 Detik

Apple menerapkan verifikasi usia di iOS 26.4 untuk pengguna di berbagai negara.
Pengguna yang tidak memverifikasi usia mereka tidak dapat mengunduh aplikasi berusia 18+.
Metode verifikasi usia mencakup penggunaan metode pembayaran dan pemindaian ID.
Apple baru-baru ini meluncurkan fitur verifikasi usia di versi beta terbaru iOS 26.4 khusus untuk pengguna di Inggris. Setelah memasang sistem operasi baru ini, pengguna akan diminta mengonfirmasi bahwa mereka sudah berusia di atas 18 tahun. Jika pengguna tidak bisa membuktikan umur legal mereka, maka mereka tidak bisa mengunduh aplikasi atau melakukan pembelian dalam aplikasi di App Store. Cara Apple melakukan verifikasi usia ini bermacam-macam. Yang pertama, Apple dapat otomatis memastikan usia pengguna berdasarkan metode pembayaran yang terhubung di akun mereka atau dari usia akun Apple itu sendiri. Jika cara ini tidak memungkinkan, Apple akan meminta pengguna untuk memindai kartu kredit mereka atau bahkan kartu identitas resmi sebagai bentuk pemeriksaan usia. Langkah ini bukan hanya diterapkan di Inggris. Apple juga mengumumkan pembatasan serupa di negara lain seperti Australia, Brasil, dan Singapura. Pengguna dari negara-negara tersebut juga harus menjalani proses verifikasi usia jika ingin mengunduh aplikasi dengan rating 18+. Hal ini adalah bentuk kepatuhan Apple terhadap peraturan setempat yang semakin menyebar untuk membatasi akses anak di bawah umur terhadap konten yang tidak sesuai. Selain memastikan usia pengguna, Apple juga berkomunikasi langsung dengan para pengembang aplikasi tentang kategori umur untuk tiap aplikasi yang ada. Hal ini membantu developer agar produknya sesuai dan patuh pada hukum di negara bagian seperti Utah dan Louisiana di Amerika Serikat, di mana kini ada regulasi spesifik terkait pembatasan usia pada aplikasi digital. Peraturan verifikasi usia seperti ini menjadi penting di tengah semakin banyaknya kasus tentang anak-anak yang mengakses konten tidak pantas di internet dan mengeluarkan uang secara online tanpa pengawasan. Namun, di sisi lain, tantangan terbesar adalah menjaga agar proses verifikasi ini mudah dan tidak memberatkan pengguna asli, serta tetap menjaga data pribadi mereka supaya aman dan tidak disalahgunakan.

Analisis Ahli

Dr. Anita Sari (Ahli Keamanan Digital)
Verifikasi usia yang dilakukan melalui data pembayaran bisa efektif, tapi penting bagi Apple untuk menjaga data pengguna agar tidak disalahgunakan atau bocor. Perusahaan teknologi harus seimbang antara keamanan dan kemudahan penggunaan agar tidak menghambat pengalaman pengguna.
Prof. Budi Hartanto (Pengamat Kebijakan Teknologi)
Kebijakan Apple ini menunjukkan bagaimana perusahaan teknologi besar mulai mengambil peran aktif dalam penegakan hukum lokal demi kesejahteraan pengguna, namun tantangannya adalah mengakomodasi berbagai regulasi dari berbagai negara tanpa mengorbankan privasi.