
Courtesy of InterestingEngineering
Perangkat Perovskit Baru Bisa Menghasilkan Listrik dari Matahari dan Hujan
Menciptakan perangkat hibrida berbasis perovskit yang dapat menghasilkan listrik baik saat hujan maupun cerah, sehingga mengatasi masalah ketergantungan sel surya pada sinar matahari langsung dan memperluas aplikasi teknologi tenaga surya terutama untuk perangkat IoT dan sensor luar ruangan.
25 Feb 2026, 19.20 WIB
26 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Perangkat hibrida berbasis perovskite dapat berfungsi baik dalam hujan maupun sinar matahari.
- Teknologi ini berpotensi memperluas penggunaan IoT dan sensor di luar ruangan.
- Lapisan tipis yang dikembangkan dapat melindungi sel perovskite dan meningkatkan efisiensinya.
Seville, Spanyol - Para peneliti dari Institute of Materials Science of Seville (ICMS) di Spanyol mengembangkan perangkat hibrida yang menggunakan sel surya berbasis perovskit dan lapisan film tipis berbasis plasma. Perangkat ini dapat berfungsi untuk menghasilkan listrik ketika matahari bersinar maupun saat hujan turun. Ide ini penting karena sel surya biasanya akan kehilangan efisiensi saat cuaca mendung atau hujan, sehingga membatasi penggunaannya.
Film tipis yang digunakan sangat ringan, hanya berukuran kurang dari 100 nanometer, yang berfungsi sebagai pelindung bahan perovskit dari kerusakan serta meningkatkan penyerapan cahaya matahari. Selain itu, film ini juga memiliki sifat triboelectric yang berguna untuk mengubah energi kinetik dari tetesan hujan menjadi energi listrik.
Dalam pengujian, sebuah tetesan hujan mampu menghasilkan tegangan hingga 110 volt, cukup untuk menyalakan perangkat elektronik kecil. Hal ini membuktikan bahwa perangkat hibrida ini dapat memanen energi tidak hanya dari cahaya matahari tapi juga dari sumber energi lain di lingkungan sekitar seperti hujan.
Keunggulan lain dari perangkat ini adalah kemampuannya untuk bertahan terhadap perubahan suhu dan kelembapan serta bahkan dapat berfungsi ketika perangkat terendam air. Inovasi ini dipandang sangat berguna untuk pengembangan perangkat Internet of Things (IoT) dan sensor yang dipasang di luar ruangan, seperti pada jembatan atau ladang pertanian presisi.
Penelitian ini telah dipublikasikan di jurnal Nano Energy dan diharapkan dapat membantu memperluas penggunaan sumber energi terbarukan bagi berbagai perangkat yang membutuhkan kemandirian energi, terutama di daerah dengan kondisi cuaca yang sering berubah-ubah seperti hujan berkepanjangan.
Referensi:
[1] https://www.interestingengineering.com/energy/spanish-solar-panels-electricity-raindrops
[1] https://www.interestingengineering.com/energy/spanish-solar-panels-electricity-raindrops
Analisis Ahli
John A. Rogers (Material Science Expert)
"Menggabungkan teknologi sel surya perovskit dengan nanogenerator triboelectric adalah pendekatan inovatif yang berpotensi meningkatkan efisiensi energi secara signifikan, namun pengujian daya tahan terhadap lingkungan harus ditingkatkan untuk aplikasi praktis."
Prof. Sarah Kurtz (Renewable Energy Specialist)
"Memanfaatkan energi dari hujan selama ini jarang dieksplorasi, dan penelitian ICMS ini membuka jalur baru yang menjanjikan dalam diversifikasi sumber energi untuk perangkat IoT terutama di wilayah dengan curah hujan tinggi."
Analisis Kami
"Inovasi ini menunjukkan terobosan penting dalam mengatasi keterbatasan sel surya perovskit dengan memanfaatkan energi kinetik hujan melalui teknologi triboelectric, yang dapat memperluas cakupan penggunaan energi terbarukan. Namun, tantangan utama selanjutnya adalah memastikan ketahanan jangka panjang dan skala produksi yang ekonomis agar teknologi ini bisa diterapkan secara luas dalam industri."
Prediksi Kami
Dalam beberapa tahun ke depan, teknologi panel hibrida perovskit-rain ini akan semakin banyak digunakan untuk meningkatkan keandalan dan kemandirian sumber energi bagi perangkat IoT dan sensor luar ruangan di berbagai wilayah dengan cuaca tidak menentu.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dilakukan oleh Institute of Materials Science of Seville?A
Institute of Materials Science of Seville mengembangkan perangkat hibrida berbasis perovskite yang dapat berfungsi dalam hujan dan sinar matahari.Q
Mengapa sel surya perovskite dianggap lebih baik dibandingkan sel surya konvensional?A
Sel surya perovskite dianggap lebih baik karena menawarkan efisiensi konversi energi yang lebih tinggi dan biaya yang lebih rendah dibandingkan sel surya konvensional.Q
Apa fungsi lapisan tipis yang dikembangkan oleh peneliti?A
Lapisan tipis berfungsi sebagai pelindung untuk sel perovskite dan juga berfungsi sebagai permukaan triboelectric yang dapat mengubah energi kinetik menjadi energi listrik.Q
Bagaimana inovasi ini dapat mendukung perangkat IoT?A
Inovasi ini dapat membantu mendukung perangkat IoT dengan menyediakan sumber daya yang stabil meskipun dalam kondisi cuaca yang tidak ideal.Q
Apa hasil eksperimen yang ditemukan oleh peneliti mengenai tetesan hujan?A
Peneliti menemukan bahwa satu tetesan hujan dapat menghasilkan perbedaan potensial sebesar 110 V, cukup untuk memberi daya pada perangkat portabel kecil.




