Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

NASA Tunda Peluncuran Artemis II Karena Masalah Sistem Helium di Roket

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (1mo ago) astronomy-and-space-exploration (1mo ago)
23 Feb 2026
123 dibaca
2 menit
NASA Tunda Peluncuran Artemis II Karena Masalah Sistem Helium di Roket

Rangkuman 15 Detik

Misi Artemis II mengalami penundaan karena masalah aliran helium pada roket.
NASA berencana untuk menarik kembali roket dan pesawat Orion ke Vehicle Assembly Building untuk perbaikan.
Artemis II merupakan misi bersejarah yang akan mengangkut astronot ke bulan setelah lebih dari 50 tahun.
NASA kembali menunda peluncuran misi Artemis II yang direncanakan membawa empat astronot mengelilingi bulan. Penundaan terjadi akibat gangguan aliran helium pada roket Space Launch System (SLS) tahap atas, yang sangat penting untuk pengendalian bahan bakar dan kondisi lingkungan mesin roket tersebut. Masalah aliran helium ini ditemukan setelah uji wet dress rehearsal yang berhasil pada hari Kamis, 19 Februari, yang menunjukkan sistem roket bekerja dengan baik saat pengisian bahan bakar. Namun, pada hari berikutnya ditemukan ketidakmampuan mengalirkan helium yang memaksa NASA untuk menunda peluncuran. Untuk memperbaiki masalah ini, roket SLS dan pesawat Orion akan dipindahkan kembali dari tempat peluncuran ke Vehicle Assembly Building di Kennedy Space Center, Florida, tempat di mana mereka akan diperiksa dan diperbaiki. Rollback ini diharapkan tidak memakan waktu lama agar jendela peluncuran pada bulan April tetap terbuka. Misi Artemis II sangat penting karena akan menjadi penerbangan manusia pertama NASA mengelilingi bulan dalam lebih dari 50 tahun, dan akan menampilkan kru dengan wanita dan pria kulit hitam, menandai kemajuan dalam keberagaman kru antariksa. Misi ini juga berfungsi sebagai uji coba penting sebelum misi pendaratan Artemis III pada tahun 2028. NASA terus menyelidiki penyebab masalah helium, termasuk mengevaluasi data dari misi Artemis I sebelumnya, yang juga mengalami masalah terkait pressurisasi helium. NASA berharap perbaikan cepat agar peluncuran April bisa terlaksana, walaupun ketidakpastian tetap ada karena kompleksitas teknis misi ini.

Analisis Ahli

Lori Glaze
Masalah teknis adalah bagian dari proses, dan antusiasme terhadap misi ini menunjukkan bahwa kemajuan menuju eksplorasi bulan manusia tetap kuat.
Jared Isaacman
Penundaan ini adalah tantangan yang dihadapi dalam program luar angkasa, namun kegigihan tim NASA akan memastikan misi tetap terlaksana dengan aman.