Inovasi 3D Printing dan Melt-Spinning untuk Revolusi Kaca dan Obat
Courtesy of InterestingEngineering

Inovasi 3D Printing dan Melt-Spinning untuk Revolusi Kaca dan Obat

Mengeksplorasi bagaimana inovasi di bidang ilmu material dan manufaktur canggih, khususnya 3D printing dan teknik melt-spinning, dapat menyelesaikan tantangan besar dalam produksi kaca dan industri farmasi dengan tujuan meningkatkan efisiensi, keberlanjutan, dan relevansi klinis.

24 Feb 2026, 03.14 WIB
185 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Inovasi dalam sains material dapat mengatasi berbagai tantangan di bidang medis dan farmasi.
  • Pentingnya kolaborasi antara ilmuwan material dan profesional medis untuk mencapai solusi yang efektif.
  • Efisiensi energi dan pengurangan limbah adalah aspek penting dalam pengembangan teknologi baru.
Leuven, Belgia - Leonard Siebert, seorang ilmuwan material dari Kiel University dan peneliti tamu di KU Leuven, memikirkan ulang cara manufaktur kaca dan obat-obatan melalui teknik canggih yang menggabungkan 3D printing dan ilmu material. Ia mengembangkan teknologi Laser-Assisted Melt Printing (LAMP) yang memungkinkan pencetakan kaca langsung tanpa melalui proses pemanasan furnace yang lama dan boros energi.
LAMP menjadi solusi praktis untuk produksi barang-barang medis khusus seperti cangkok tulang dan restorasi gigi yang harus dipersonalisasi. Berbeda dengan metode tradisional, LAMP meningkatkan efisiensi energi dengan memanaskan area yang kecil secara langsung menggunakan laser, tanpa harus memanaskan seluruh ruang furnace.
Selain itu, lewat proyek DRUG-SPIN, Leonard menggunakan teknik melt-spinning dari ilmu material untuk menciptakan bentuk amorf obat yang larut lebih cepat dalam tubuh. Dengan membuat obat menjadi amorf, pasien tidak perlu mengonsumsi dosis besar karena obat bisa diserap dengan lebih baik, sekaligus mengurangi limbah farmasi yang berdampak negatif pada lingkungan.
Salah satu kendala utama yang diatasi adalah komunikasi antara bidang teknik dan kedokteran yang memiliki bahasa dan sudut pandang berbeda. Leonard menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas disiplin agar produk inovasi seperti LAMP dan DRUG-SPIN bisa sampai ke tahap pengujian klinis dan aplikasi nyata, terutama dengan regulasi ketat di bidang medis.
Secara keseluruhan, aplikasi ilmu material yang dikembangkan Leonard Siebert membawa potensi besar dalam mengurangi penggunaan energi dan limbah di industri manufaktur dan farmasi. Inovasi ini juga memperlihatkan bagaimana riset ilmiah yang interdisipliner dapat memberikan solusi nyata kepada tantangan global di bidang kesehatan dan lingkungan.
Referensi:
[1] https://www.interestingengineering.com/interviews/leonard-siebert-materials-science

Analisis Ahli

Jennifer A. Lewis
"Proyek LAMP sangat menarik karena mengatasi keterbatasan tradisional dalam mencetak material keramik dan kaca, membuka jalan baru untuk manufaktur personalisasi di bidang kesehatan."
Robert Langer
"Penggunaan teknik melt-spinning untuk obat-obatan adalah inovasi luar biasa yang memungkinkan pengiriman obat lebih efektif dan berkelanjutan, sangat penting bagi masa depan farmasi."

Analisis Kami

"Pendekatan inovatif Leonard Siebert menunjukkan bahwa kolaborasi antara ilmu material dan kedokteran adalah kunci untuk menyelesaikan tantangan teknis sekaligus sosial. Jika terus dikembangkan dan diuji secara klinis, teknologi ini dapat mendemokratisasi akses ke produk medis berkualitas tinggi sekaligus mengurangi jejak karbon industri manufaktur."

Prediksi Kami

Dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, metode seperti LAMP dan melt-spinning akan mulai diujicobakan secara klinis dan industri yang dapat mengubah cara manufaktur kaca dan produksi obat dilakukan secara signifikan, mengurangi biaya, energi, dan dampak lingkungan.

Pertanyaan Terkait

Q
Siapa Leonard Siebert dan apa yang dia lakukan?
A
Leonard Siebert adalah seorang ilmuwan material yang bekerja di Kiel University dan KU Leuven, fokus pada inovasi dalam pencetakan 3D dan pengembangan obat.
Q
Apa itu Laser-Assisted Melt Printing (LAMP)?
A
Laser-Assisted Melt Printing (LAMP) adalah metode pencetakan 3D kaca yang memungkinkan pencetakan langsung tanpa proses sintering yang lama.
Q
Mengapa solubilitas obat menjadi tantangan dalam farmasi?
A
Solubilitas obat menjadi tantangan karena banyak obat yang tidak larut dengan baik di dalam air, menyebabkan dosis yang lebih tinggi diperlukan dan banyak obat yang terbuang.
Q
Apa tujuan dari proyek DRUG-SPIN?
A
Tujuan dari proyek DRUG-SPIN adalah untuk meningkatkan solubilitas obat dan mengurangi limbah farmasi dengan menggunakan teknik melt-spinning.
Q
Bagaimana pengalaman di Harvard mempengaruhi pendekatan penelitian Leonard Siebert?
A
Pengalaman di Harvard memberikan Leonard Siebert perspektif lebih luas mengenai interdisipliner, serta meningkatkan fokus dan energi dalam mengejar proyek penelitian.