Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Anthropic Tuduh Tiga Perusahaan AI China Meniru Claude dengan Ribuan Akun Palsu

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (1mo ago) artificial-intelligence (1mo ago)
24 Feb 2026
198 dibaca
2 menit
Anthropic Tuduh Tiga Perusahaan AI China Meniru Claude dengan Ribuan Akun Palsu

Rangkuman 15 Detik

Perusahaan AI China dituduh mencuri teknologi dari model Claude milik Anthropic.
Teknik distilasi dapat menjadi ancaman bagi dominasi AI AS dan meningkatkan risiko keamanan.
Kontrol ekspor chip AI menjadi lebih krusial dalam konteks perkembangan AI global.
Anthropic, sebuah perusahaan AI asal Amerika Serikat, menuduh tiga perusahaan AI dari China yaitu DeepSeek, Moonshot AI, dan MiniMax membuat lebih dari 24.000 akun palsu untuk mengakses dan meniru model AI mereka yang bernama Claude. Perusahaan-perusahaan ini diduga menggunakan teknik yang disebut distillation untuk mengumpulkan jutaan pertukaran data dengan model Claude secara ilegal demi meningkatkan kemampuan model AI mereka sendiri. Metode distillation sebenarnya adalah teknik pelatihan yang umum digunakan oleh lab AI untuk membuat versi model yang lebih kecil dan lebih murah. Namun, jika digunakan secara tidak etis, teknik ini bisa membuat perusahaan lain meniru teknologi lain tanpa izin, seperti yang dituduhkan Anthropic pada perusahaan-perusahaan AI China tersebut. Pada saat yang sama, isu ini terjadi di tengah perdebatan besar tentang kebijakan ekspor chip AI canggih ke China. Pemerintah AS baru-baru ini memberikan izin kepada perusahaan seperti Nvidia untuk mengirimkan chip AI terbaru ke China, sebuah langkah yang memicu kekhawatiran soal bagaimana hal ini bisa memperkuat kemampuan AI China secara cepat dan tanpa kontrol. Anthropic menegaskan bahwa serangan yang sangat luas oleh perusahaan-perusahaan China ini membutuhkan akses ke chip AI yang sangat canggih, dan hal ini sejalan dengan argumen agar pembatasan ekspor chip harus tetap ketat untuk mencegah pelatihan dan distillation model secara ilegal. Selain itu, penggunaan model hasil distillation tanpa perlindungan dapat membawa risiko keamanan nasional dan penyalahgunaan teknologi AI untuk tujuan jahat. Para ahli seperti Dmitri Alperovitch juga menganggap bahwa pencurian teknologi AI melalui distillation sudah berlangsung lama dan berkontribusi pada pesatnya kemajuan AI di China. Kasus ini memunculkan urgensi bagi industri dan pembuat kebijakan untuk merespons secara kolektif dengan langkah pengamanan yang lebih ketat.

Analisis Ahli

Dmitri Alperovitch
Pencurian melalui distillation sudah menjadi faktor utama kemajuan cepat model AI China dan memperkuat alasan untuk melarang penjualan chip AI tersebut kepada perusahaan-perusahaan tersebut.