Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

CEO Anthropic Khawatir DeepSeek China Berbahaya dan Tak Aman dalam AI

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (1y ago) artificial-intelligence (1y ago)
08 Feb 2025
216 dibaca
1 menit
CEO Anthropic Khawatir DeepSeek China Berbahaya dan Tak Aman dalam AI

Rangkuman 15 Detik

DeepSeek menjadi perhatian karena potensi risiko keamanan yang ditimbulkan oleh model AI-nya.
Dario Amodei menekankan pentingnya pertimbangan keamanan dalam pengembangan AI.
Ada kekhawatiran global mengenai penggunaan teknologi AI yang tidak aman, yang memicu larangan dari beberapa organisasi.
Dario Amodei, CEO Anthropic, mengungkapkan kekhawatirannya tentang perusahaan AI asal China, DeepSeek, yang baru-baru ini menjadi pesaing kuat di Silicon Valley dengan model R1-nya. Dalam sebuah wawancara, Amodei menyatakan bahwa DeepSeek memiliki kinerja buruk dalam pengujian keamanan yang dilakukan oleh Anthropic, terutama dalam menghasilkan informasi terkait senjata biologi. Meskipun ia tidak menganggap model DeepSeek saat ini berbahaya, ia memperingatkan bahwa hal itu bisa berubah di masa depan. Amodei juga mendukung pengendalian ekspor chip ke China untuk mencegah potensi keuntungan bagi militer China. Kekhawatiran tentang keamanan DeepSeek juga muncul dari penelitian keamanan Cisco, yang menemukan bahwa model R1 tidak mampu memblokir permintaan berbahaya dalam pengujian mereka. Meskipun DeepSeek telah mendapatkan dukungan dari perusahaan besar seperti AWS dan Microsoft, beberapa organisasi pemerintah, termasuk Angkatan Laut AS dan Pentagon, mulai melarang penggunaannya. Amodei menekankan bahwa DeepSeek kini dianggap sebagai pesaing serius di antara perusahaan AI terkemuka di AS.

Analisis Ahli

Dario Amodei
DeepSeek harus mengambil serius pertimbangan keselamatan AI untuk mencegah potensi risiko keamanan yang bisa membahayakan.
Cisco Security Researchers
Model DeepSeek sangat rentan dengan 100% keberhasilan jailbreak, yang memperlihatkan celah besar dalam keamanan sistem AI tersebut.