
Courtesy of CNBCIndonesia
Maryam Al Astrulabi: Perempuan Muslim Penemu Astrolabe yang Mengubah Dunia Astronomi
Memberikan penghargaan dan pengakuan terhadap kontribusi Maryam Al Astrulabi sebagai perempuan Muslim yang memelopori alat astrolabe dan berperan penting dalam kemajuan ilmu astronomi, yang membantu umat Islam menentukan kiblat, waktu salat, dan tanggal penting seperti Ramadan.
23 Feb 2026, 04.15 WIB
281 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Maryam Al Astrulabi adalah salah satu inovator penting dalam astronomi yang membantu umat Islam.
- Astrolabe yang diciptakan oleh Maryam memiliki dampak besar dalam navigasi dan ketepatan waktu pada masanya.
- Kontribusi perempuan dalam ilmu pengetahuan, seperti Maryam, sering kali terlupakan dan baru diakui setelah berabad-abad.
Aleppo, Suriah - Maryam Al Astrulabi adalah perempuan Muslim dari abad ke-10 yang menciptakan astrolabe, sebuah alat penting untuk pengamatan astronomi dan navigasi. Astrolabe ini membantu umat Islam menentukan arah kiblat, waktu salat, dan tanggal awal Ramadan.
Astrolabe berupa piringan yang dapat diputar dengan penunjuk di tengahnya, memungkinkan para astronom mengukur posisi matahari, bulan, dan bintang dengan akurat. Alat ini menjadi sangat penting sebelum adanya teknologi modern seperti peta digital dan teleskop.
Maryam lahir di Suriah dan mendapat inspirasi dari ayahnya yang juga pembuat astrolabe. Ia kemudian dikenal luas dan bekerja di istana Emirat Aleppo, di bawah pemerintahan Sayf Al Dawla, di mana ia mengembangkan teknologi navigasi dan waktu.
Meskipun kontribusinya besar, Maryam baru mendapat pengakuan resmi pada abad ke-20 ketika asteroid dinamai 7069 Al Ijliyye sebagai penghormatan kepadanya. Ia juga menjadi sumber inspirasi dalam karya sastra modern, termasuk buku karya penulis Nnedi Okorafor.
Penemuan dan pengembangan astrolabe oleh Maryam Al Astrulabi merupakan tonggak sejarah penting dalam ilmu astronomi dan navigasi, yang menunjukkan peran krusial perempuan dalam ilmu pengetahuan selama Zaman Keemasan Islam.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260223020259-37-712883/temuan-wanita-muslim-ini-mengubah-dunia-banyak-yang-tak-tahu
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260223020259-37-712883/temuan-wanita-muslim-ini-mengubah-dunia-banyak-yang-tak-tahu
Analisis Ahli
Nnedi Okorafor
"Maryam Al Astrulabi adalah sumber inspirasi yang penting untuk karya saya, menunjukkan betapa sejarah dan budaya dapat memperkaya fiksi ilmiah modern melalui representasi perempuan Muslim yang kuat dan inovatif."
Analisis Kami
"Maryam Al Astrulabi adalah contoh luar biasa bagaimana perempuan dalam sejarah Islam telah berkontribusi secara signifikan terhadap ilmu pengetahuan, meskipun sering terlupakan. Pengakuan terhadap karya-karyanya menginspirasi generasi sekarang untuk menghargai keberagaman peran dalam sains, termasuk peran perempuan dalam bidang astronomi dan navigasi."
Prediksi Kami
Pengakuan terhadap tokoh-tokoh perempuan Muslim di bidang sains seperti Maryam Al Astrulabi akan meningkat, mendorong lebih banyak penelitian dan apresiasi terhadap kontribusi historis perempuan dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Pertanyaan Terkait
Q
Siapa Maryam Al Astrulabi?A
Maryam Al Astrulabi adalah seorang astronom perempuan Muslim dari abad ke-10 yang menciptakan astrolabe.Q
Apa kontribusi Maryam dalam astronomi?A
Maryam berkontribusi dalam melacak posisi matahari, bulan, bintang, dan planet, serta membantu menentukan kiblat dan waktu salat.Q
Bagaimana astrolabe digunakan dalam menentukan kiblat?A
Astrolabe digunakan untuk menghitung posisi bintang dan matahari berdasarkan posisi mereka di cakrawala dan meridian, sehingga membantu menentukan arah kiblat.Q
Kapan kontribusi Maryam diakui secara resmi?A
Kontribusi Maryam diakui secara resmi pada tahun 1990 ketika asteroid 7069 Al Ijliyye dinamai setelahnya.Q
Apa pengaruh Maryam Al Astrulabi terhadap penulis fiksi ilmiah?A
Maryam Al Astrulabi menjadi inspirasi bagi Nnedi Okorafor dalam novelnya yang berjudul Binti.



