Penurunan Keuntungan Shandong Xinhua Setelah Lonjakan Saham Viral Ibuprofen
Courtesy of SCMP

Penurunan Keuntungan Shandong Xinhua Setelah Lonjakan Saham Viral Ibuprofen

Menginformasikan tentang penurunan keuntungan Shandong Xinhua Pharmaceutical akibat masalah pasar seperti oversupply dan menurunnya permintaan, serta dampak tren media sosial terhadap saham perusahaan selama pandemi.

22 Feb 2026, 13.00 WIB
206 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Shandong Xinhua Pharmaceutical mengalami penurunan laba yang signifikan akibat oversupply dan permintaan yang melemah.
  • Tantangan menari di Douyin memberikan lonjakan sementara pada penjualan ibuprofen.
  • Perusahaan harus menurunkan harga produk untuk mempertahankan pangsa pasar di tengah persaingan yang ketat.
Shandong, Cina - Shandong Xinhua Pharmaceutical adalah salah satu produsen utama obat demam dan penghilang rasa sakit, termasuk ibuprofen, di Cina. Pada akhir 2022, saham perusahaan sempat naik tajam karena tren tantangan tarian yang viral di platform media sosial Douyin, yang mengangkat produk ibuprofen di tengah pandemi Covid-19 yang sedang melanda.
Lonjakan saham yang dramatis ini terjadi saat pemerintah Cina mulai melonggarkan kebijakan ketat zero-Covid, yang membuat suasana pasar menjadi lebih optimis dan mengangkat sentimen konsumen serta investor di awal 2023.
Namun, sejak 2024, keuntungan perusahaan mulai menurun, yang disebabkan oleh penurunan harga produk untuk mempertahankan pangsa pasar yang semakin kompetitif. Penurunan keuntungan ini terus berlanjut hingga kuartal ketiga 2025, dengan penurunan laba bersih sebesar 26% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kondisi ini juga dipengaruhi oleh kelebihan pasokan dan melemahnya permintaan obat di pasar, yang tidak hanya berdampak pada Shandong Xinhua tetapi juga perusahaan farmasi lainnya. Hal ini menandai tantangan besar dalam industri farmasi saat ini untuk menyeimbangkan produksi dan permintaan pasar.
Situasi tersebut menunjukkan bahwa meskipun tren media sosial dapat membawa dampak positif yang cepat, namun fundamental bisnis tetap menjadi kunci keberlanjutan. Shandong Xinhua harus memperbarui strategi mereka agar mampu bertahan dalam persaingan yang semakin ketat di masa depan.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/business/china-business/article/3344097/viral-dance-challenge-lifted-chinese-ibuprofen-makers-shares-now-they-are-languishing?module=china_future_tech&pgtype=section

Analisis Ahli

Prof. Li Wen, Ekonom Pasar Farmasi Universitas Beijing
"Lonjakan saham yang didorong tren media sosial hanyalah fenomena jangka pendek, keuntungan perusahaan harus diukur dari kemampuan mereka beradaptasi dengan perubahan permintaan dan persaingan pasar global."
Chen Ming, Analis Industri Kesehatan
"Menurunnya keuntungan memang menjadi masalah serius bagi produsen obat seperti Shandong Xinhua, mereka harus segera mengurangi ketergantungan pada produk tunggal dan diversifikasi portofolio produk."

Analisis Kami

"Tren sementara dari media sosial memang dapat memberikan lonjakan harga saham yang signifikan, namun itu bersifat volatil dan tidak berkelanjutan tanpa dukungan fundamental ekonomi yang kuat. Shandong Xinhua perlu fokus pada inovasi produk dan strategi pemasaran yang adaptif agar dapat bertahan di pasar yang kini semakin kompetitif dan jenuh."

Prediksi Kami

Penurunan keuntungan kemungkinan akan berlanjut jika Shandong Xinhua dan perusahaan farmasi lain tidak menemukan strategi baru untuk mengatasi kelebihan pasokan dan menstabilkan permintaan pasar.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang menyebabkan penurunan laba Shandong Xinhua Pharmaceutical?
A
Penurunan laba Shandong Xinhua Pharmaceutical disebabkan oleh oversupply dan permintaan yang melemah.
Q
Bagaimana media sosial mempengaruhi penjualan ibuprofen?
A
Media sosial, khususnya Douyin, meningkatkan penjualan ibuprofen melalui tantangan menari yang viral.
Q
Apa yang terjadi dengan harga produk Shandong Xinhua?
A
Shandong Xinhua harus melakukan pemotongan harga pada produk kunci untuk mempertahankan pangsa pasar.
Q
Apa dampak dari strategi nol-Covid terhadap perusahaan?
A
Strategi nol-Covid berdampak pada penurunan permintaan obat saat lockdown dicabut.
Q
Berapa persen penurunan laba Shandong Xinhua dalam sembilan bulan pertama tahun 2025?
A
Laba Shandong Xinhua turun 26 persen menjadi 256,2 juta yuan dalam sembilan bulan pertama tahun 2025.