Baterai Organik Inovatif Tahan Lentur dan Hemat Biaya, Tantang Lithium-ion
Courtesy of InterestingEngineering

Baterai Organik Inovatif Tahan Lentur dan Hemat Biaya, Tantang Lithium-ion

Mengembangkan baterai lithium-organik yang praktis dengan kinerja setara baterai lithium-ion konvensional, sekaligus menunjukkan keunggulan mekanik dan keamanan yang cocok untuk aplikasi elektronik fleksibel dan penyimpanan energi wearable.

21 Feb 2026, 16.02 WIB
258 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Baterai organik menunjukkan potensi besar sebagai alternatif untuk baterai lithium-ion konvensional yang berbasis logam berat.
  • Prototype baterai yang dikembangkan memiliki kekuatan mekanik dan keamanan yang baik, serta memenuhi kriteria kinerja tinggi.
  • Ada dorongan global untuk mengembangkan baterai yang lebih berkelanjutan dan aman, dengan fokus pada bahan organik.
Tianjin, Cina - Para peneliti di Tianjin University dan South China University of Technology telah berhasil mengembangkan baterai lithium-organik yang menggunakan polimer konduktif PBFDO sebagai katoda. Baterai ini menawarkan alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan baterai lithium-ion konvensional yang menggunakan logam berat seperti cobalt dan nikel.
Baterai yang dibuat berbentuk pouch cell dengan kapasitas 2,5 ampere jam dan energi mencapai lebih dari 250 watt-jam per kilogram. Ini memberikan kinerja yang dapat bersaing dengan baterai lithium-ion tradisional. Selain itu, baterai ini dapat beroperasi di suhu mulai dari sangat dingin sampai sangat panas, dari -94°F hingga 176°F.
Salah satu keunggulan utama baterai ini adalah elastisitasnya, yang membuat baterai tetap utuh dan berfungsi meskipun mengalami tekukan, peregangan, atau tekanan. Pengujian keselamatan termasuk tusukan jarum juga menunjukkan bahwa baterai ini aman tanpa risiko kebakaran atau ledakan.
Inovasi ini penting untuk masa depan teknologi penyimpanan energi, terutama dalam pengembangan perangkat elektronik fleksibel dan wearable yang membutuhkan baterai yang tahan banting dan ringan. Berbagai negara dan tim riset sedang berlomba menciptakan baterai berbahan organik untuk mengurangi ketergantungan pada logam berat.
Meskipun masih dalam tahap prototipe, baterai lithium-organik ini menunjukkan potensi besar untuk produksi skala industri dalam beberapa tahun ke depan. Industri otomotif dan penyimpanan energi diperkirakan akan mengadopsi teknologi ini sebagai solusi yang lebih aman, hemat biaya, dan berkelanjutan.
Referensi:
[1] https://www.interestingengineering.com/energy/chinas-organic-lithium-ev-battery

Analisis Ahli

Dr. Michelle Nazar
"Penggunaan polimer konduktif seperti PBFDO membuka jalan baru dalam desain baterai dengan keamanan dan elastisitas yang lebih baik, sangat relevan untuk perangkat wearable."
Prof. Kenji Tanaka
"Transisi ke bahan organik dalam baterai adalah langkah strategis untuk keberlanjutan, meski masih perlu peningkatan dalam hal siklus hidup dan konsistensi performa."

Analisis Kami

"Inovasi polimer katoda organik ini sangat menjanjikan karena tidak hanya mengurangi ketergantungan pada logam berat namun juga meningkatkan fleksibilitas desain baterai. Namun, tantangan utama tetap pada skala produksi dan stabilitas jangka panjang yang harus terus diuji sebelum bisa menggantikan teknologi lithium-ion saat ini secara luas."

Prediksi Kami

Pengembangan baterai lithium-organik akan semakin pesat dan bisa memasuki produksi massal dalam beberapa tahun mendatang, terutama dari produsen Cina yang menargetkan prototipe siap produksi pada 2026-2027.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang menjadi fokus penelitian yang dipimpin oleh Prof. Xun Yinhua dan Prof. Huang Fei?
A
Fokus penelitian adalah pengembangan baterai lithium organik dengan menggunakan polimer konduktif sebagai katoda.
Q
Apa keunggulan dari baterai organik dibandingkan dengan baterai lithium-ion konvensional?
A
Baterai organik menawarkan alternatif yang lebih berkelanjutan dan aman dengan sifat fleksibel dan daya tahan mekanik yang baik.
Q
Apa yang dimaksud dengan poly(benzodifurandione)?
A
Poly(benzodifurandione) adalah polimer konduktif yang mendukung pergerakan ion lithium dengan cepat dan memiliki konduktivitas listrik yang tinggi.
Q
Apa saja tes keamanan yang berhasil dilalui oleh prototype baterai organik?
A
Prototype baterai organik berhasil melewati tes keamanan ketat, termasuk tes tusukan jarum, tanpa kegagalan struktural.
Q
Apa tren pengembangan baterai yang diprediksi untuk tahun 2026?
A
Tren pengembangan baterai untuk tahun 2026 diperkirakan akan mengarah pada penggunaan bahan yang lebih berkelanjutan dan aman, termasuk polimer organik.