Google Vs SerpApi: Sengketa Hak Cipta Scraping Hasil Pencarian Digital
Courtesy of TheVerge

Google Vs SerpApi: Sengketa Hak Cipta Scraping Hasil Pencarian Digital

Mengulas sengketa hukum antara Google dan SerpApi terkait tuduhan pelanggaran hak cipta atas scraping hasil pencarian, serta argumen SerpApi dalam membela diri bahwa Google tidak memiliki hak cipta atas hasil pencariannya dan bahwa tindakan SerpApi adalah hal yang juga dilakukan Google.

21 Feb 2026, 03.06 WIB
187 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • SerpApi berargumen bahwa Google tidak memiliki hak cipta atas hasil pencariannya.
  • Gugatan ini menyoroti masalah hak cipta dan pengikisan informasi di internet.
  • SerpApi membandingkan praktiknya dengan Google untuk menunjukkan bahwa pengikisan adalah praktik umum di dunia digital.
Google menggugat perusahaan kecil bernama SerpApi yang dikenal menyediakan layanan pengambilan data hasil pencarian Google. Google menilai SerpApi telah melakukan scraping dalam skala besar dengan cara yang melanggar hukum hak cipta dan melewati sistem keamanan mereka yang bernama SearchGuard.
Dalam gugatannya, Google menyebut SerpApi menggunakan cara-cara menipu untuk mengakses dan mengumpulkan hasil pencarian Google secara otomatis. Google berusaha melindungi konten dan hasil pencarian mereka yang dianggap sebagai aset berharga.
Menanggapi gugatan tersebut, SerpApi mengajukan mosi penolakan dengan argumen bahwa Google tidak memiliki hak cipta atas hasil pencariannya. SerpApi menilai data yang mereka kumpulkan sebenarnya berasal dari situs publik yang sudah tersedia di internet dan bukan milik Google secara eksklusif.
SerpApi juga memperingatkan bahwa Google sendiri juga melakukan scraping ke situs-situs publik untuk membuat hasil pencarian tersebut. Mereka menuduh Google melakukan hal yang sama, hanya saja dalam skala yang lebih besar, dan SearchGuard hanya melindungi bisnis Google, bukan konten berhak cipta.
Kasus ini menjadi penting karena mempertaruhkan batasan hukum untuk kegiatan scraping data di internet. Jika gugatan Google diterima, akan ada dampak besar bagi perusahaan yang menyediakan layanan pengumpulan data serupa. Namun jika SerpApi menang, ini bisa membuka ruang lebih luas bagi pengambilan data digital secara legal.
Referensi:
[1] https://theverge.com/tech/882300/serpapi-google-lawsuit-web-scraper-motion-to-dismiss

Analisis Ahli

Laura Prabowo (Ahli Hukum Teknologi)
"Kasus ini akan menguji bagaimana hukum hak cipta diterapkan pada data hasil agregasi mesin pencari, yang selama ini dianggap sebagai data publik. Keputusan pengadilan bisa mengubah cara praktik scraping dan membuka ruang bagi inovasi alternatif teknologi pencarian."

Analisis Kami

"Pertarungan hukum ini mencerminkan dilema besar di dunia digital antara perlindungan hak cipta dan kebebasan mengakses informasi. Google terlalu protektif terhadap data yang sebenarnya bersumber dari konten publik, dan upaya SerpApi membuka perdebatan penting tentang batas transparansi dan kompetisi di industri pencarian informasi."

Prediksi Kami

Kasus ini kemungkinan akan menjadi preseden hukum penting dalam menentukan batasan legalitas scraping hasil pencarian dan perlindungan hak cipta di ranah digital, yang bisa berdampak pada kebijakan perusahaan teknologi lain terkait praktik serupa.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang menjadi inti dari gugatan Google terhadap SerpApi?
A
Gugatan Google terhadap SerpApi berkaitan dengan dugaan pelanggaran hak cipta karena menggunakan metode yang tidak sah untuk mengakses dan mengikis hasil pencarian.
Q
Apa argumen yang diajukan oleh SerpApi dalam menanggapi gugatan tersebut?
A
SerpApi berargumen bahwa Google tidak memegang hak cipta atas hasil pencariannya dan bahwa mereka hanya melakukan apa yang dilakukan Google kepada orang lain.
Q
Apa yang dimaksud dengan fitur SearchGuard yang disebutkan dalam artikel?
A
SearchGuard adalah fitur yang digunakan oleh Google untuk melindungi hasil pencariannya dari pengikisan.
Q
Bagaimana SerpApi membandingkan dirinya dengan Google dalam konteks pengikisan?
A
SerpApi mengklaim bahwa mereka melakukan pengikisan dengan cara yang mirip dengan Google, meskipun dalam skala yang lebih kecil.
Q
Apa yang diklaim oleh SerpApi tentang perlindungan hak cipta terhadap informasi yang diambil dari situs publik?
A
SerpApi mengklaim bahwa informasi yang mereka ambil dari situs publik tidak dilindungi oleh kontrol akses hak cipta.