Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

CEO People Inc. Tuduh Google Curangi Penerbit dengan Crawler AI

Teknologi
Kecerdasan Buatan
TechCrunch TechCrunch
13 Sep 2025
100 dibaca
2 menit
CEO People Inc. Tuduh Google Curangi Penerbit dengan Crawler AI

Rangkuman 15 Detik

Neil Vogel menegaskan pentingnya penerbit memiliki kekuatan lebih dalam era AI.
Google dianggap sebagai 'aktor jahat' karena tidak memisahkan crawler untuk pencarian dan produk AI.
Solusi dari Cloudflare membantu penerbit dalam merundingkan kesepakatan konten yang lebih adil.
Neil Vogel, CEO dari People, Inc., mengeluhkan Google karena menggunakan bot yang sama untuk merayapi situs mereka, baik untuk mesin pencari maupun produk kecerdasan buatan. Praktik ini membuat penerbit merasa konten mereka 'dicuri' oleh Google tanpa kompensasi yang adil. Sebelumnya, Google memberikan banyak trafik ke situs mereka, tapi kini angka tersebut menurun drastis. People, Inc. mengadopsi teknologi dari Cloudflare yang membantu mereka memblokir crawler AI yang tidak membayar, sehingga pihak AI besar mulai mendekati mereka untuk kesepakatan penggunaan konten. Meski begitu, Google tidak bisa diblokir karena satu crawler juga berfungsi untuk mengindeks konten guna mesin pencari, yang masih memberikan trafik sekitar 20%. Janice Min dari Ankler Media setuju dengan pandangan tersebut, menyebut praktik yang dilakukan oleh Google dan Meta adalah tindakan mengambil konten secara tidak adil. Sementara itu, CEO Cloudflare, Matthew Prince, percaya ada potensi perubahan yang bakal diatur oleh regulasi terkait praktik perusahaan AI di masa depan. Matthew Prince juga memperingatkan bahwa solusi legal tradisional mengenai hak cipta tidak mudah digunakan untuk kasus AI karena AI menciptakan turunan yang legal di bawah prinsip fair use. Dia juga menyatakan bahwa Google telah mengubah budaya penerbit untuk lebih fokus pada traffic daripada konten asli. Prediksi Prince, dalam waktu dekat Google akan mulai membayar pembuat konten sebagai kompensasi atas penggunaan konten mereka untuk pelatihan AI. Perubahan ini akan menjadi langkah penting untuk menyelesaikan konflik antara pembuat konten dan perusahaan teknologi besar di era kecerdasan buatan.

Analisis Ahli

Matthew Prince
Memperkirakan perubahan akan terjadi dalam kebijakan perusahaan AI dan Google akan membayar pembuat konten untuk penggunaan data mereka, menyiratkan pentingnya regulasi dan negosiasi dalam era AI.
Neil Vogel
Mengkritik keras penggunaan crawler tunggal oleh Google yang mengaburkan batas antara pengiriman trafik dan pemanfaatan konten secara gratis, menyatakan perlunya penerbit memiliki leverage.
Janice Min
Mengedepankan sikap waspada penerbit terhadap kerja sama dengan perusahaan AI besar karena adanya praktik pengambilan konten secara tidak adil.