Pria Ukraina Dijatuhi Hukuman Penjara Karena Jadi Dalang Skema Identitas Palsu Korsel
Courtesy of TechCrunch

Pria Ukraina Dijatuhi Hukuman Penjara Karena Jadi Dalang Skema Identitas Palsu Korsel

Mengungkap bagaimana operasi pencurian identitas ini memanfaatkan teknologi dan pekerja Korea Utara untuk mendapatkan pekerjaan ilegal di AS, yang berdampak pada keamanan ekonomi dan nasional serta mendanai program nuklir Korea Utara.

21 Feb 2026, 00.38 WIB
95 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Oleksandr Didenko dihukum karena membantu pekerja Korea Utara dengan identitas curian.
  • Pekerja Korea Utara dipekerjakan di perusahaan AS untuk mendanai program senjata nuklir.
  • Operasi pencurian identitas ini merupakan bagian dari ancaman yang lebih besar terhadap keamanan perusahaan di AS.
Kyiv, Ukraina; California, Amerika Serikat; Tennessee, Amerika Serikat; Virginia, Amerika Serikat - Seorang pria Ukraina bernama Oleksandr Didenko dihukum lima tahun penjara oleh pengadilan federal AS karena terlibat dalam operasi pencurian identitas. Ia membantu pekerja Korea Utara menggunakan identitas palsu warga AS untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat.
Melalui situs bernama Upworksell yang dikelolanya, Didenko menyediakan identitas curian yang memungkinkan pekerja Korea Utara bekerja secara ilegal dan menyembunyikan lokasi sebenarnya dengan bantuan teknis. Lebih dari 870 identitas curian sudah digunakan dalam operasinya sebelum situs itu disita FBI.
Pendapatan dari pekerjaan ilegal tersebut disalurkan ke pemerintah Korea Utara untuk mendanai program senjata nuklir yang mendapat sanksi internasional. Kasus ini adalah bagian dari rangkaian skema serupa yang menggabungkan pelanggaran sanksi, pencurian data perusahaan, dan pemerasan.
Selain itu, Didenko membayar orang-orang untuk menerima dan menyimpan komputer di rumah mereka di Amerika Serikat sehingga pekerja Korea Utara dapat mengaksesnya secara jarak jauh lewat 'laptop farm'. Ini memungkinkan mereka bekerja seolah-olah berada di AS secara fisik.
Keamanan siber semakin menjadi perhatian karena pekerja Korea Utara menyusup ke perusahaan sebagai pengembang perangkat lunak remote. Skema ini juga melibatkan penipuan dengan menyamar sebagai perekrut atau investor untuk mengakses data rahasia dan aset digital seperti cryptocurrency.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/20/ukrainian-man-jailed-for-identity-theft-that-helped-north-koreans-get-jobs-at-us-companies/

Analisis Ahli

Mikko Hyppönen
"Kejahatan siber yang melibatkan identitas curian seperti ini menunjukkan betapa pentingnya perusahaan meningkatkan keamanan identitas digital dan kontrol akses pekerja jarak jauh yang berpotensi digunakan oleh aktor berbahaya lintas negara."
Bruce Schneier
"Operasi yang memanfaatkan teknologi untuk menciptakan identitas palsu ini bukan hanya masalah kriminal, tapi juga ancaman signifikan terhadap infrastruktur digital dan keamanan nasional yang memerlukan pendekatan strategis dan hukum yang kuat."

Analisis Kami

"Kasus ini memperlihatkan bagaimana kejahatan siber lintas negara berjalan kompleks dan berbahaya, dengan dampak langsung terhadap keamanan nasional dan ekonomi. Penegakan hukum harus memperkuat kolaborasi internasional agar lebih efektif menanggulangi jaringan kriminal yang memanfaatkan teknologi modern untuk tujuan ilegal dan merugikan banyak pihak."

Prediksi Kami

Keamanan siber di perusahaan-perusahaan AS kemungkinan akan semakin diperketat, dengan fokus pada pencegahan infiltrasi oleh aktor asing yang menggunakan identitas palsu, sementara pemerintah dan penegak hukum akan terus memburu jaringan serupa di masa depan.

Pertanyaan Terkait

Q
Siapa Oleksandr Didenko dan apa yang dilakukannya?
A
Oleksandr Didenko adalah seorang warga Ukraina yang dijatuhi hukuman penjara karena terlibat dalam pencurian identitas untuk membantu pekerja Korea Utara mendapatkan pekerjaan ilegal di AS.
Q
Apa tujuan dari situs web Upworksell?
A
Situs web Upworksell digunakan untuk memungkinkan orang membeli atau menyewa identitas curian untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan AS.
Q
Mengapa pekerja Korea Utara menjadi ancaman bagi perusahaan AS?
A
Pekerja Korea Utara dianggap sebagai ancaman karena mereka melanggar sanksi internasional, mencuri data perusahaan, dan kemudian melakukan pemerasan.
Q
Apa peran FBI dalam kasus Didenko?
A
FBI menyita situs Upworksell dan menangkap Didenko untuk menghentikan operasi pencurian identitas dan pelanggaran sanksi.
Q
Apa yang dilakukan CrowdStrike terkait pekerja Korea Utara?
A
CrowdStrike mengamati dan menganalisis peningkatan jumlah pekerja Korea Utara yang mengakses perusahaan-perusahaan AS untuk mencuri data.