
Courtesy of SCMP
ByteDance dan Raksasa Teknologi Cina Ramaikan Gala Festival Musim Semi dengan AI Canggih
Menginformasikan tentang dominasi dan kemajuan teknologi AI dari perusahaan besar Cina selama Gala Festival Musim Semi, menunjukkan peningkatan penggunaan dan integrasi AI dalam acara besar sekaligus menyoroti perhatian regulator terhadap persaingan yang ketat.
19 Feb 2026, 20.00 WIB
297 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- ByteDance mengalami lonjakan interaksi layanan AI selama gala Tahun Baru Imlek.
- Model Seedance 2.0 berkontribusi pada pembuatan konten yang menarik untuk acara tersebut.
- Kompetisi di antara perusahaan teknologi Tiongkok dalam produk AI semakin ketat, menarik perhatian regulator pasar.
Beijing, Republik Rakyat Tiongkok - Persaingan antar perusahaan teknologi besar Cina seperti ByteDance, Alibaba, dan Tencent semakin sengit, terutama dalam bidang kecerdasan buatan (AI) pada perayaan Gala Festival Musim Semi. Tahun ini, kompetisi tidak hanya soal hadiah dan iklan besar, tetapi lebih fokus pada produk AI terbaru yang digunakan secara luas.
ByteDance, pemilik TikTok, menjadi sorotan setelah layanan AI mereka seperti cloud computing Volcano Engine dan aplikasi Doubao digunakan secara intensif dalam acara Gala yang disiarkan oleh China Central Television. ByteDance melaporkan jumlah interaksi yang sangat besar, mencapai 1,9 miliar selama acara berlangsung.
Selain itu, model video viral Seedance 2.0 dari ByteDance juga digunakan untuk menghasilkan beberapa segmen yang sudah direkam sebelumnya dalam acara Gala tersebut. Hal ini menunjukkan bagaimana AI kini tidak hanya di bidang pemasaran atau teknologi, tetapi juga dalam produksi konten hiburan.
Penggunaan token sebagai unit data fundamental dalam AI juga mendapat perhatian khusus, dengan Doubao memproses hingga 63,3 miliar token per menit pada puncaknya. Angka ini jauh melampaui capaian yang dipublikasikan oleh OpenAI sebelumnya, yang memproses 6 miliar token per menit melalui API mereka.
Namun, persaingan yang sangat ketat ini membuat regulator pasar Cina turun tangan untuk memberikan peringatan terkait praktik persaingan yang dianggap berlebihan, atau neijuan. Hal ini penting agar persaingan tetap sehat dan inovasi teknologi dapat berlanjut tanpa mengorbankan etika bisnis.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/tech/big-tech/article/3344017/chinas-tech-giants-report-huge-gains-spring-festival-marketing-blitz?module=top_story&pgtype=section
[1] https://www.scmp.com/tech/big-tech/article/3344017/chinas-tech-giants-report-huge-gains-spring-festival-marketing-blitz?module=top_story&pgtype=section
Analisis Ahli
Fei-Fei Li (Ahli AI dan profesor Stanford)
"Integrasi AI dalam acara besar seperti Gala Festival Musim Semi menunjukkan bagaimana teknologi ini semakin penting dalam konteks budaya dan sosial, sekaligus membuka peluang besar untuk pengembangan kreatif dan interaktif di masa depan."
Analisis Kami
"ByteDance menunjukkan kekuatan besar dalam pemanfaatan AI di acara nasional, yang menandakan pergeseran besar dalam bagaimana teknologi AI mulai merasuk ke dalam hiburan dan pemasaran massal. Namun, risiko persaingan yang tidak sehat harus diwaspadai agar inovasi tetap berkelanjutan dan tidak mengorbankan nilai jangka panjang."
Prediksi Kami
Persaingan dalam pengembangan dan pemasaran produk AI di Cina kemungkinan akan semakin ketat, tetapi dengan regulasi yang lebih ketat untuk mencegah praktik persaingan tidak sehat, yang mungkin memaksa perusahaan teknologi untuk lebih fokus pada inovasi berkelanjutan daripada strategi agresif semata.





