Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Lonjakan Penggunaan AI ByteDance Tunjukkan Revolusi Teknologi di China

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (5mo ago) artificial-intelligence (5mo ago)
17 Okt 2025
243 dibaca
2 menit
Lonjakan Penggunaan AI ByteDance Tunjukkan Revolusi Teknologi di China

Rangkuman 15 Detik

Penggunaan kecerdasan buatan di Tiongkok meningkat pesat, terutama melalui model Doubao.
ByteDance menunjukkan kemampuan untuk memimpin dalam pengembangan teknologi AI di pasar global.
Konsumsi token di Tiongkok meningkat dua kali lipat setiap dua atau tiga bulan, menandakan adopsi teknologi yang cepat.
ByteDance, perusahaan teknologi besar asal China, menunjukkan peningkatan penggunaan teknologi kecerdasan buatan yang sangat signifikan dengan model bahasa besar bernama Doubao. Dalam enam bulan terakhir, jumlah token yang diproses oleh model ini telah lebih dari dua kali lipat, menunjukkan bahwa AI kini semakin banyak digunakan oleh masyarakat di China. Token adalah unit dasar data dalam kecerdasan buatan yang dapat diibaratkan seperti kata-kata dalam percakapan. Jumlah token ini sangat penting karena menunjukkan seberapa banyak sistem AI berinteraksi dengan pengguna dan memproses data, serta menjadi dasar untuk perhitungan biaya penggunaan AI melalui API. Penggunaan token harian pada model Doubao meningkat dari 12,7 triliun token di bulan Maret menjadi lebih dari 30 triliun token pada bulan September 2024. Kenaikan ini sangat cepat dan bahkan mencapai 253 kali lipat dibandingkan dengan rata-rata token harian pada Mei 2024, setara dengan seluruh penggunaan token AI di China pada Juni 2024. Selain ByteDance, perusahaan lain seperti Alibaba juga menyatakan bahwa konsumsi token di China menggandakan diri setiap dua atau tiga bulan. Hal ini memperlihatkan bahwa adopsi AI di berbagai sektor, dari industri hingga konsumen umum, sedang meningkat dengan sangat pesat. Perkembangan ini menandakan bahwa AI tidak lagi menjadi teknologi masa depan saja, tetapi sudah masuk ke dalam kehidupan sehari-hari masyarakat China. Namun, tantangan terkait pengelolaan etika, data, dan regulasi juga semakin penting untuk memastikan teknologi ini bisa memberikan manfaat maksimal tanpa risiko negatif.

Analisis Ahli

Andrew Ng
Lonjakan penggunaan token menunjukkan bahwa AI kini semakin mudah diakses dan dimanfaatkan secara luas, menandai fase baru dalam penerapan AI di masyarakat.
Fei-Fei Li
Pertumbuhan pesat ini menandakan kebutuhan untuk meningkatkan regulasi dan standar etika di teknologi AI agar dampaknya positif bagi semua kalangan.