
Courtesy of CNBCIndonesia
Dampak Deforestasi: Ancaman Kesehatan dan Lingkungan yang Harus Dicegah
Menginformasikan dampak luas deforestasi terhadap kesehatan manusia dan lingkungan serta pentingnya pelestarian hutan untuk mencegah ancaman tersebut.
19 Feb 2026, 07.10 WIB
46 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Deforestasi memiliki dampak yang signifikan terhadap kesehatan manusia melalui peningkatan populasi nyamuk.
- Reboisasi dan penghijauan sangat penting untuk mencegah dampak lebih lanjut dari deforestasi.
- Kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pelestarian hutan sangat diperlukan untuk menjaga lingkungan.
Jakarta, Indonesia - Deforestasi adalah proses penghilangan hutan secara permanen akibat aktivitas manusia yang mengubah kawasan hutan menjadi lahan non-hutan. Hal ini menyebabkan hilangnya fungsi ekologis hutan yang penting bagi kehidupan flora, fauna, dan manusia.
Hutan berperan penting dalam menjaga habitat alami, mengatur siklus air, dan mengontrol iklim. Saat hutan hilang, fungsi-fungsi ini juga ikut musnah, sehingga keseimbangan alam menjadi terganggu.
Salah satu dampak yang paling berbahaya adalah peningkatan populasi nyamuk. Akibat hilangnya habitat alami, nyamuk beralih mengambil manusia sebagai sumber darah utama, sehingga risiko penyakit menular seperti DBD dan malaria meningkat.
Kerusakan hutan juga mengganggu siklus air dengan hilangnya proses penguapan dan penyerapan air tanah, yang meningkatkan risiko bencana alam seperti banjir dan kekeringan. Selain itu, hilangnya pohon berarti meningkatnya emisi karbon yang memperparah pemanasan global.
Upaya terbaik untuk mengatasi masalah ini adalah melalui reboisasi, pengawasan hutan dengan teknologi satelit, penegakan hukum, dan peran aktif masyarakat dalam melestarikan hutan secara bijaksana agar dampak buruknya dapat diminimalkan.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260219044156-37-711971/ahli-ipb-sebut-hutan-hilang-bawa-penyakit-buat-manusia-di-kota
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260219044156-37-711971/ahli-ipb-sebut-hutan-hilang-bawa-penyakit-buat-manusia-di-kota
Analisis Ahli
Upik Kesumawati Hadi
"Kerusakan hutan menyebabkan peningkatan populasi nyamuk karena hilangnya inang alami, menjadikan manusia target utama darah nyamuk dan meningkatkan risiko penyakit."
Analisis Kami
"Deforestasi bukan hanya persoalan lingkungan saja, melainkan juga ancaman nyata bagi kesehatan manusia yang sering diremehkan. Tanpa tindakan tegas dan kolaborasi berbagai pihak, dampak negatif dari kerusakan hutan akan terus memperparah kondisi ekosistem dan kehidupan manusia ke depan."
Prediksi Kami
Jika deforestasi terus berlanjut tanpa pengelolaan yang baik, maka risiko kesehatan masyarakat akan meningkat drastis, bencana alam akan sering terjadi, dan perubahan iklim akan semakin sulit dikendalikan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa itu deforestasi?A
Deforestasi adalah hilangnya tutupan hutan secara permanen karena ulah manusia, yang mengubah kawasan hutan menjadi lahan non-hutan.Q
Apa dampak deforestasi terhadap kesehatan manusia?A
Dampak deforestasi terhadap kesehatan manusia termasuk peningkatan risiko penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, seperti demam berdarah dan malaria.Q
Mengapa populasi nyamuk meningkat akibat deforestasi?A
Populasi nyamuk meningkat karena habitat alami mereka rusak, sehingga mereka beralih ke manusia sebagai sumber darah utama.Q
Apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi dampak deforestasi?A
Untuk mengatasi dampak deforestasi, perlu dilakukan reboisasi, pengawasan hutan, dan edukasi masyarakat tentang pelestarian lingkungan.Q
Mengapa reboisasi penting dalam konteks deforestasi?A
Reboisasi penting untuk memulihkan fungsi ekologis hutan, termasuk menyerap karbon dan menjaga keseimbangan siklus air.




