AI summary
Penemuan spesies baru Haolong dongi menambah keragaman anatomi dinosaurus yang diketahui. Duri berongga pada kulit dinosaurus ini adalah ciri inovatif yang belum pernah diamati sebelumnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa kulit dan penutup tubuh dinosaurus lebih beragam daripada yang dipahami sebelumnya. Para ilmuwan dari CNRS dan beberapa institusi lainnya berhasil menemukan spesies dinosaurus baru dari kelompok Iguanodontia di China. Spesimen yang ditemukan merupakan fosil dinosaurus muda yang terawetkan dengan sangat baik, termasuk jaringan lunak dan kulitnya yang sangat jarang tersisa selama jutaan tahun.Yang paling mengejutkan dari penemuan ini adalah jenis penutup tubuhnya yang berupa duri berongga. Duri ini bukanlah perpanjangan tulang keras seperti tanduk, tapi struktur berongga yang belum pernah ditemukan pada dinosaurus lainnya. Penemuan ini memperlihatkan bahwa variasi kulit dinosaurus lebih beragam dari yang selama ini diperkirakan.Duri-duri berongga ini kemungkinan berfungsi sebagai perlindungan terhadap predator kecil yang hidup bersamaan dengan Haolong dongi. Selain itu, duri ini juga diperkirakan membantu mengatur suhu tubuh dengan menambah luas permukaan kulit untuk pelepasan atau penyimpanan panas dan mungkin berfungsi sebagai sensor untuk mendeteksi perubahan lingkungan sekitar.Walaupun penemuan ini sudah sangat penting, masih ada pertanyaan terbuka tentang apakah dinosaurus dewasa dari spesies ini memiliki duri yang sama atau berbeda. Fosil yang ditemukan masih dari individu muda, sehingga studi lanjutan dengan menemukan fosil dewasa akan sangat membantu menjawabnya.Penemuan ini dipublikasikan dalam jurnal Nature Ecology & Evolution pada bulan Februari 2026. Hal ini menambah variasi anatomi dinosaurus di waktu Cretaceous Awal dan membuka wawasan baru mengenai evolusi dan adaptasi penutup tubuh pada dinosaurus herbivora seperti Iguanodontia.
Penemuan duri berongga pada kulit Haolong dongi benar-benar mengubah paradigma tentang penutup tubuh dinosaurus pemakan tumbuhan, menambah kompleksitas dan fungsi dari anatomi dinosaurus yang sebelumnya dianggap sederhana. Ini menunjukkan bahwa evolusi penutup tubuh pada dinosaurus jauh lebih beragam dan multifungsi daripada yang pernah kita bayangkan.