
Courtesy of TechCrunch
Infosys Gandeng Anthropic Kembangkan Agen AI Canggih untuk Otomasi Industri
Menginformasikan tentang kemitraan strategis antara Infosys dan Anthropic dalam mengembangkan agen AI untuk meningkatkan otomatisasi di berbagai sektor industri, sekaligus menanggapi kekhawatiran gangguan AI terhadap industri jasa IT India.
17 Feb 2026, 19.55 WIB
292 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Kemitraan antara Infosys dan Anthropic bertujuan untuk mengintegrasikan model AI dalam platform TI.
- AI mulai memainkan peran penting dalam pendapatan layanan TI di India.
- Pemasaran AI di sektor-sektor yang diatur memerlukan pengalaman dan keahlian industri yang mendalam.
New Delhi, India - Infosys, raksasa teknologi informasi asal India, baru-baru ini menjalin kemitraan dengan perusahaan AI Anthropic untuk mengembangkan agen AI yang dapat bekerja secara mandiri menangani proses bisnis yang rumit. Kerja sama ini bertujuan untuk membawa teknologi AI ke dalam sektor seperti perbankan, telekomunikasi, dan manufaktur yang membutuhkan otomatisasi tingkat tinggi.
Dalam kemitraan ini, Infosys akan mengintegrasikan model Claude milik Anthropic ke dalam platform AI mereka yang bernama Topaz. Mereka berharap dengan teknologi ini dapat membangun sistem ‘agentic’ yang mampu melakukan tugas kompleks tanpa campur tangan manusia secara langsung, meningkatkan efisiensi operasional perusahaan-perusahaan besar.
AI sendiri sudah mulai memberikan kontribusi nyata bagi Infosys. Pada kuartal Desember, pendapatan dari layanan terkait AI mencapai sekitar 25 miliar rupee, atau kira-kira 5,5% dari total pendapatan sebesar 454,8 miliar rupee. Layanan AI juga menjadi sumber pendapatan utama bagi rival seperti Tata Consultancy Services yang mengklaim sekitar 6% dari total pendapatannya berasal dari AI.
Anthropic, sebagai perusahaan pengembang AI, melihat kemitraan ini sebagai peluang untuk menjangkau pasar korporasi yang sangat diatur dan memerlukan tingkat pengawasan tinggi dalam penerapan AI. Mereka pun telah membuka kantor pertama di Bengaluru untuk memperkuat kehadirannya di India yang kini menjadi pasar pengguna Claude terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat.
Pengumuman kemitraan ini disampaikan di AI Impact Summit di New Delhi, sebuah acara yang mengumpulkan para eksekutif dari berbagai perusahaan teknologi besar. Meskipun belum diumumkan kapan sistem AI ini akan diluncurkan secara luas, langkah ini memperlihatkan bagaimana industri IT India mulai mengadopsi AI demi menghadapi tantangan dan peluang di era digital baru.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/17/as-ai-jitters-rattle-it-stocks-infosys-partners-with-anthropic-to-build-enterprise-grade-ai-agents/
[1] https://techcrunch.com/2026/02/17/as-ai-jitters-rattle-it-stocks-infosys-partners-with-anthropic-to-build-enterprise-grade-ai-agents/
Analisis Ahli
Dario Amodei
"Ada jurang besar antara model AI yang berhasil di demo dan yang bisa diterapkan di industri teregulasi, kolaborasi dengan Infosys dapat menutup kesenjangan tersebut."
Ginni Rometty
"Integrasi AI ke dalam layanan IT adalah kunci transformasi digital, dan kemitraan antara pemain IT besar dengan perusahaan AI akan mengubah cara kerja industri teknologi."
Analisis Kami
"Kemitraan ini menandai langkah penting bagi Infosys dalam mempertahankan relevansi di tengah gelombang disruptif AI. Namun, keberhasilan implementasi AI di sektor teregulasi akan sangat bergantung pada kemampuan mereka menggabungkan keahlian industri dengan teknologi canggih tanpa mengorbankan kualitas dan kepatuhan regulasi."
Prediksi Kami
Dalam beberapa tahun ke depan, kolaborasi antara perusahaan IT besar dengan penyedia teknologi AI seperti Anthropic akan mempercepat otomatisasi di sektor enterprise, yang berpotensi mengubah struktur tenaga kerja dan model bisnis di industri jasa IT India.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa tujuan kemitraan antara Infosys dan Anthropic?A
Tujuan kemitraan antara Infosys dan Anthropic adalah untuk mengembangkan agen AI berkualitas enterprise yang dapat menangani alur kerja kompleks di berbagai industri.Q
Bagaimana AI berkontribusi terhadap pendapatan Infosys?A
AI berkontribusi terhadap pendapatan Infosys dengan menghasilkan pendapatan sekitar ₹25 miliar, yang setara dengan 5,5% dari total pendapatan perusahaan.Q
Mengapa AI dianggap dapat mengganggu industri layanan TI di India?A
AI dianggap dapat mengganggu industri layanan TI di India karena dapat mengotomatisasi tugas-tugas yang sebelumnya memerlukan banyak tenaga kerja.Q
Apa yang dimaksud dengan model Claude dalam konteks artikel ini?A
Model Claude adalah model AI yang dikembangkan oleh Anthropic yang dirancang untuk digunakan dalam industri yang diatur dan dapat menangani berbagai tugas dalam perusahaan.Q
Apa yang dilakukan Anthropic untuk memperluas kehadirannya di India?A
Anthropic membuka kantor pertamanya di Bengalore untuk memperluas kehadirannya di India dan meningkatkan penggunaan model Claude.

