XCMG dan Fortescue Bersama Capai Tonggak Penting Alat Berat Listrik Raksasa
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
14 Feb 2026
42 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
XCMG dan Fortescue berkolaborasi untuk mengurangi emisi karbon di pertambangan.
Penggunaan mesin listrik dapat meningkatkan efisiensi tanpa emisi bahan bakar fosil.
Strategi dekarbonisasi Fortescue sangat ambisius dan bertujuan untuk menciptakan sistem pertambangan tanpa emisi pada tahun 2030.
Perusahaan alat berat asal Tiongkok, XCMG, telah menyerahkan dua mesin baterai listrik terbesar mereka, sebuah wheel loader dan dozer, kepada perusahaan pertambangan raksasa asal Australia, Fortescue. Langkah ini menandai kemajuan besar dalam elektrifikasi alat berat untuk pertambangan, bagian dari strategi besar Fortescue dalam mengurangi jejak karbon operasionalnya.
Mesin-mesin ini menggunakan motor listrik dengan tenaga 783 kW yang sepenuhnya disuplai dari baterai besar yang terpasang di kendaraan. Kapasitas muatan keduanya mencapai 280.000 pound dengan kapasitas bucket antara 15 hingga 19 yard kubik, sehingga mampu melakukan pekerjaan seberat alat berat diesel konvensional tanpa emisi gas buang.
Mesin model listrik ini merupakan bagian dari pesanan luar biasa senilai 400 juta dolar AS, dimana Fortescue merencanakan akan mengoperasikan sekitar 100 unit kendaraan listrik ultra berat dari XCMG dalam waktu dekat. Hal ini menjadi bagian dari rencana dekarbonisasi besar-besaran dengan target nol emisi di operasi tambang mereka pada tahun 2030.
Sementara rincian baterai untuk mesin baru ini belum diungkap secara lengkap, model sebelumnya menggunakan baterai lithium iron phosphate berkapasitas 1,002 kWh yang mendukung pengisian cepat DC. Dengan kapasitas pengaplikasian yang lebih besar, mesin terbaru diperkirakan menggunakan baterai yang sama besarnya bahkan lebih besar untuk mendukung shift kerja panjang dan pengisian cepat.
Fortescue dan XCMG bersama-sama menunjukkan bahwa elektrifikasi alat berat skala besar bukan hanya mungkin, tapi bisa dijalankan secara ekonomis dan cepat. Hal ini membuka jalan bagi transformasi industri pertambangan menjadi lebih ramah lingkungan dan bebas emisi, sebuah langkah penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global.
Analisis Ahli
Dr. Anita Rahma, Pakar Energi Terbarukan
Inisiatif ini menandai kemajuan penting dalam elektrifikasi alat berat, memperlihatkan bahwa sektor berat pun dapat berkontribusi signifikan pada pengurangan emisi global dengan teknologi baterai yang makin andal dan besar kapasitasnya.

