Huawei Luncurkan Stasiun Supercharger 100 MW Pertama untuk Truk Listrik Berat
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
24 Agt 2025
180 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Fasilitas pengisian super cepat Huawei menandai era baru teknologi pengisian untuk truk listrik.
Infrastruktur ini memadukan energi terbarukan dengan teknologi pengisian untuk meningkatkan efisiensi energi.
Proyek ini berpotensi mengurangi emisi karbon secara signifikan dan mempromosikan keberlanjutan dalam logistik.
Huawei telah meluncurkan fasilitas pengisian daya supercharger berkapasitas 100 MW pertama di dunia yang dirancang khusus untuk truk listrik berat. Fasilitas ini berlokasi di Beichuan, China dan dibangun untuk mendukung logistik pengangkutan material di area pertambangan pasir dan kerikil.
Stasiun pengisian ini memiliki 18 tempat pengisian supercharging masing-masing berkapasitas 1,44 MW serta 108 tempat pengisian dengan kapasitas 600 kW. Dengan kemampuan melayani hingga 700 truk listrik per hari, fasilitas ini mampu menyediakan lebih dari 300.000 kWh energi setiap harinya.
Teknologi Megawatt Supercharging memungkinkan pengemudi menambah 99.78 km (62 mil) jarak tempuh hanya dalam waktu lima menit pengisian, sehingga mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan efisiensi operasional kendaraan berat. Ini juga memberi penghematan energi sekitar 0,21 USD per0.00 km (mil) atau sekitar 21.000 USD per tahun untuk setiap kendaraan.
Fasilitas ini juga dilengkapi dengan sistem mikrogrid yang menggabungkan energi surya dan penyimpanan energi cerdas. Sistem ini memungkinkan stasiun beroperasi dengan stabil dan andal, mendukung independensi dari jaringan listrik utama dan mengurangi tekanan pada jaringan saat beban puncak.
Selain itu, fitur Virtual Power Plant (VPP) yang diintegrasikan memungkinkan optimalisasi konsumsi energi terbarukan dan pengelolaan jadwal pengisian yang efisien secara biaya. Secara keseluruhan, proyek ini berkontribusi besar dalam mengurangi emisi karbon sekitar 45.000 ton setiap tahunnya dan menciptakan ekosistem energi yang lebih berkelanjutan.
Analisis Ahli
Dr. Li Wei (Ahli Energi Terbarukan)
Integrasi energi terbarukan dengan supercharging berkapasitas tinggi menjadi kunci utama dalam mengurangi beban puncak pada jaringan listrik sekaligus mempercepat elektrifikasi kendaraan berat.Prof. Zhang Ming (Spesialis Transportasi Listrik)
Kecepatan pengisian dalam lima menit dengan kapasitas tinggi memungkinkan operasional armada kendaraan berat menjadi jauh lebih efisien dan bersaing dengan bahan bakar konvensional.

