Video AI Brad Pitt dan Tom Cruise Viral, MPA Protes Karena Pelanggaran Hak Cipta
Courtesy of SCMP

Video AI Brad Pitt dan Tom Cruise Viral, MPA Protes Karena Pelanggaran Hak Cipta

Mengungkapkan kontroversi terkait penyalahgunaan karya berhak cipta oleh platform AI video yang baru diluncurkan dan menunjukkan risiko hukum serta perlindungan hak cipta yang terancam di era teknologi AI.

14 Feb 2026, 05.30 WIB
261 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Seedance 2.0 adalah platform baru yang menghasilkan video viral dengan teknologi AI.
  • MPA mengkritik penggunaan tidak sah karya berhak cipta oleh Seedance 2.0.
  • Isu hak cipta dalam industri film semakin penting di era digital.
Global, Amerika Serikat - Baru-baru ini muncul video viral berdurasi 15 detik yang menunjukkan versi AI dari Brad Pitt dan Tom Cruise sedang bertarung di atas gedung. Video ini dibuat menggunakan Seedance 2.0, sebuah platform video AI yang baru diluncurkan oleh ByteDance, perusahaan induk TikTok asal China.
Platform Seedance 2.0 memungkinkan pembuatan video dengan prompt singkat yang membuat video sangat mudah dan cepat dibuat tanpa keterlibatan aktor dan produksi nyata. Namun, hal ini menimbulkan kontroversi terkait hak cipta karena video tersebut menampilkan tokoh nyata tanpa izin.
Motion Picture Association (MPA) bersama berbagai pihak dari industri film mengkritik keras penggunaan karya berhak cipta secara ilegal oleh Seedance 2.0. CEO MPA Charles Rivkin menegaskan bahwa kegiatan ini harus segera dihentikan karena melakukan pelanggaran hak cipta secara masif.
ByteDance dituduh mengabaikan hukum hak cipta yang berlaku di Amerika Serikat, sehingga menimbulkan risiko serius bagi para pencipta dan pekerja di industri kreatif yang haknya dilindungi oleh undang-undang. MPA mendesak ByteDance untuk menyiapkan sistem pengamanan agar mencegah pelanggaran lebih lanjut.
Kejadian ini menjadi peringatan penting bagi pengembang teknologi AI dan pengguna kontennya agar menggandeng regulasi dan etika dalam pemanfaatan AI agar tidak merusak ekosistem kreatif yang sudah diupayakan selama puluhan tahun.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/news/world/united-states-canada/article/3343548/hollywood-shaken-brad-pitt-tom-cruise-fight-video-made-chinese-ai-over-us?module=top_story&pgtype=section

Analisis Ahli

Lawrence Lessig
"Penggunaan teknologi AI tanpa regulasi yang kuat akan melemahkan perlindungan hak cipta dan menimbulkan konflik hukum yang kompleks."
Kate Crawford
"Pengawasan terhadap produksi konten AI harus diimbangi dengan teknologi deteksi pelanggaran yang lebih canggih agar dapat menjaga keseimbangan antara inovasi dan perlindungan hak cipta."

Analisis Kami

"Teknologi AI memang membuka peluang besar dalam pembuatan konten, namun tanpa kontrol ketat, ini akan merusak industri kreatif yang selama ini bergantung pada perlindungan hak cipta. ByteDance harus segera mengambil langkah proaktif dan transparan agar tidak memperkeruh reputasinya serta menjaga hak-hak pembuat karya asli."

Prediksi Kami

Penegakan hukum dan regulasi atas penggunaan konten berbasis AI akan meningkat, kemungkinan besar platform seperti Seedance 2.0 harus menerapkan sistem pengamanan yang lebih ketat untuk menghindari pelanggaran hak cipta di masa depan.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa itu Seedance 2.0?
A
Seedance 2.0 adalah platform generasi video berbasis AI yang diluncurkan oleh ByteDance.
Q
Siapa yang memiliki Seedance 2.0?
A
Seedance 2.0 dimiliki oleh ByteDance, perusahaan yang juga memiliki TikTok.
Q
Mengapa video yang dihasilkan oleh Seedance 2.0 menjadi viral?
A
Video yang dihasilkan oleh Seedance 2.0 menjadi viral karena menampilkan Brad Pitt dan Tom Cruise dalam adegan bertarung yang menarik.
Q
Apa pendapat MPA tentang penggunaan video tersebut?
A
MPA menganggap bahwa video tersebut melanggar hak cipta dan meminta agar aktivitas tersebut dihentikan.
Q
Siapa Charles Rivkin dan perannya dalam MPA?
A
Charles Rivkin adalah CEO MPA yang menyoroti pentingnya perlindungan hak cipta di industri film.