Lenovo Alami Penurunan Laba karena Krisis Chip, Fokus Besar pada AI
Courtesy of SCMP

Lenovo Alami Penurunan Laba karena Krisis Chip, Fokus Besar pada AI

Menginformasikan tentang dampak kekurangan chip memori terhadap kinerja keuangan Lenovo serta strategi perusahaan dalam memanfaatkan teknologi AI untuk mempertahankan pertumbuhan bisnis di tengah kondisi pasar yang sulit.

12 Feb 2026, 19.14 WIB
294 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Lenovo mengalami penurunan keuntungan akibat krisis pasokan memori chip.
  • Perusahaan ini berharap dapat mengatasi tantangan dengan berfokus pada kecerdasan buatan.
  • Segmentasi penjualan terkait AI tumbuh signifikan dan menjadi bagian besar dari pendapatan Lenovo.
Beijing, Republik Rakyat Tiongkok - Lenovo Group, produsen komputer pribadi terbesar di dunia, mengumumkan mengalami penurunan laba sebesar 21 persen pada kuartal terakhir tahun 2023. Penurunan ini dipicu oleh lonjakan harga komponen memori yang diperlukan dalam produksi perangkat komputer mereka.
Kenaikan harga memori yang sangat tinggi, di mana harga dynamic random-access memory (DRAM) bahkan dua kali lipat dibandingkan kuartal sebelumnya, membuat biaya produksi menjadi sangat mahal dan menekan keuntungan perusahaan.
Meski laba menurun, Lenovo berhasil meningkatkan pendapatannya sebesar 18 persen, mencapai Rp 370.74 triliun (US$22,2 miliar) , dengan pertumbuhan terutama didorong oleh bisnis yang berkaitan dengan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Segmen AI Lenovo tumbuh pesat, mencapai 72 persen dan sekarang menyumbang hampir sepertiga dari total pendapatan. Ini menunjukkan betapa pentingnya teknologi AI bagi masa depan dan strategi perusahaan.
CEO Lenovo, Yang Yuanqing, memperingatkan bahwa masalah kekurangan chip dan harga memori yang mahal bukan hanya masalah sementara, melainkan tantangan struktural yang akan terus mempengaruhi industri sepanjang tahun 2024.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/tech/big-tech/article/3343355/chinas-lenovo-warns-prolonged-memory-crunch-looks-ai-rebound?module=top_story&pgtype=section

Analisis Ahli

Dr. Chen Wei (Analis Industri Teknologi)
"Lonjakan harga memori bukan hanya masalah pasokan semata, tapi juga indikator perubahan besar dalam distribusi dan permintaan teknologi global yang harus diantisipasi produsen untuk tetap relevan."

Analisis Kami

"Perjuangan Lenovo menghadapi kenaikan biaya memori menunjukkan betapa rapuhnya rantai pasokan teknologi saat ini, yang memaksa perusahaan untuk lebih mengandalkan inovasi AI sebagai penyelamat bisnis. Namun, fokus berlebihan pada perangkat AI juga membawa risiko ketergantungan pada tren teknologi yang cepat berubah dan dapat membuat perusahaan rentan terhadap siklus pasar selanjutnya."

Prediksi Kami

Kenaikan harga memori yang berkelanjutan akan memaksa produsen PC seperti Lenovo untuk terus berinovasi dengan mengembangkan produk berbasis AI agar tetap kompetitif dan dapat meningkatkan pendapatan di tengah tekanan biaya produksi.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa penyebab penurunan keuntungan Lenovo Group?
A
Penyebab penurunan keuntungan Lenovo Group adalah krisis pasokan memori chip secara global.
Q
Berapa persen penurunan keuntungan yang dilaporkan oleh Lenovo Group?
A
Lenovo Group melaporkan penurunan keuntungan sebesar 21 persen.
Q
Apa yang menjadi harapan Lenovo Group untuk pertumbuhan di masa depan?
A
Lenovo Group berharap pertumbuhan dapat diperoleh melalui perangkat bertenaga kecerdasan buatan.
Q
Bagaimana pertumbuhan penjualan Lenovo Group pada kuartal Desember?
A
Pertumbuhan penjualan Lenovo Group pada kuartal Desember adalah 18 persen.
Q
Apa dampak dari kenaikan biaya memori chip bagi Lenovo Group?
A
Kenaikan biaya memori chip berdampak negatif pada keuntungan Lenovo Group.