Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Krisis Memori Mengerek Harga Laptop Futuristik CES 2026

Teknologi
Gadgets dan Wearable
News Publisher
16 Jan 2026
72 dibaca
2 menit
Krisis Memori Mengerek Harga Laptop Futuristik CES 2026

AI summary

Harga memori mengalami lonjakan akibat pergeseran produksi ke chip AI.
Konsumen harus mempertimbangkan kapasitas RAM dan penyimpanan saat membeli laptop.
Krisis memori memengaruhi semua perangkat dengan slot memori, tidak hanya laptop.
Di CES 2026, banyak laptop canggih seperti Lenovo Rollable dan HP Omnibook ultrathin menarik perhatian, tetapi harga pasti untuk perangkat ini masih belum diumumkan karena ketidakpastian biaya memori yang sedang naik tajam. Produsen sedang mengkaji ulang harga seiring melonjaknya harga komponen memori, terutama DRAM dan NAND.Kenaikan harga memori ini sebenarnya disebabkan oleh perubahan strategi produsen chip yang lebih memilih memproduksi memori berkecepatan tinggi untuk aplikasi AI dan server cloud, yang jauh lebih menguntungkan daripada memori untuk perangkat konsumen biasa. Penawaran memori untuk pasar laptop dan gadget pun menjadi terbatas.Akibatnya, harga komponen memori yang dulu dianggap sepele kini menjadi bagian besar dari biaya produksi laptop dan PC, sehingga memicu kenaikan harga perangkat secara signifikan. Para produsen OEM juga mulai merasakan tekanan ini dengan kenaikan persentase biaya total yang tinggi.Konsumen pun harus berpikir ulang saat membeli laptop atau PC baru: penting untuk memilih perangkat dengan kapasitas RAM dan penyimpanan yang cukup sejak awal, karena harga upgrade setelah pembelian bisa jauh lebih mahal akibat kondisi pasar memori yang sulit ini. Ini adalah tantangan yang harus dihadapi pembeli teknologi saat ini.Meskipun teknologi laptop masa depan tetap cepat, tipis, dan menarik, kenyataan krisis memori membuat harga menjadi lebih mahal dan memaksa pembeli serta produsen untuk beradaptasi dengan situasi pasar yang berubah. Industri chip fokus pada AI telah mengubah lanskap memori global secara struktural.

Experts Analysis

Dr. Anand Shah (Analis Industri Semikonduktor)
Fokus industri chip saat ini memang bergeser ke memori dan prosesor khusus AI, yang menyebabkan ketidakseimbangan pasokan memori konsumen. Tren ini akan bertahan beberapa tahun ke depan, memaksa OEM dan pengguna akhir lebih cermat dalam pengelolaan sumber daya memori mereka.
Editorial Note
Krisis memori ini sebenarnya hasil logis dari pergeseran pasar di mana margin keuntungan menjadi prioritas utama produsen chip, yang sayangnya merugikan pasar konsumen biasa. Konsumen harus mulai membiasakan diri membeli perangkat dengan konfigurasi memori yang optimal sejak awal karena opsi upgrade masa depan akan jauh lebih mahal dan terbatas.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.