AI summary
Galaksi Andromeda sedang bergerak menuju Milky Way, berbeda dengan galaksi lain yang menjauh. Distribusi massa gelap yang datar di luar Kelompok Lokal memengaruhi pergerakan galaksi. Simulasi yang dilakukan membantu memahami interaksi antara materi gelap dan galaksi di sekitarnya. Para astronom telah lama bingung mengapa galaksi Andromeda justru bergerak mendekati Bima Sakti dengan sangat cepat, sementara galaksi besar lain yang dekat dengan kita justru menjauh mengikuti ekspansi alam semesta. Fenomena ini bertentangan dengan Hukum Hubble yang menyatakan bahwa galaksi semakin jauh harusnya bergerak semakin cepat menjauh dari kita.Penelitian terbaru menemukan bahwa ada sebuah lempeng datar besar yang terdiri dari materi gelap dan materi biasa yang terletak di sekitar Grup Lokal, yaitu kumpulan galaksi yang mencakup Bima Sakti dan Andromeda. Materi gelap ini tidak hanya berperan sebagai massa tersembunyi, tetapi juga tersebar secara datar, bukan seragam atau berbentuk bola.Karena bentuknya yang datar, lempeng materi gelap tersebut memberikan gaya gravitasi ke arah luar yang seimbang dengan gaya tarik dari Bima Sakti dan Andromeda. Akibatnya, galaksi-galaksi yang terletak lebih jauh dari lempeng ini malah terdorong menjauh lebih cepat ketimbang yang diprediksi Hukum Hubble, menjelaskan gerakan aneh galaksi-galaksi di sekitar.Di atas dan bawah lempeng itu juga terdapat wilayah yang sangat jarang galaksi atau disebut void. Daerah-daerah kosong ini berkembang lebih cepat dan mendorong materi serta galaksi menjauh. Maka, tidak ada galaksi lain yang berada dalam jalur untuk bertabrakan dengan Bima Sakti kecuali Andromeda yang memang berada dalam orbit tarik-menarik tersebut.Simulasi komputer yang dibuat menggunakan data awal alam semesta berhasil mereplikasi dinamika dan posisi galaksi di sekitar Grup Lokal, sehingga model ini semakin memperkuat pemahaman kita akan peran materi gelap dalam membentuk struktur dan gerak galaksi di alam semesta sekitar kita.
Temuan ini mengubah paradigma lama yang hanya menekankan massa galaksi individu dalam memahami gerakan galaksi lokal, dengan menyoroti peran penting distribusi materi gelap secara struktural. Mengingat materi gelap tak terlihat, kesimpulan ini membuka pintu bagi pemodelan kosmologi yang lebih akurat dan komprehensif dalam menjelaskan fenomena yang tampak aneh seperti tabrakan galaksi lokal.