
Courtesy of TechCrunch
Fibr AI: Mengubah Website Generik Jadi Pengalaman Personal dengan Agen AI
Artikel ini bertujuan menjelaskan bagaimana Fibr AI menggunakan agen AI otonom untuk mengoptimalkan pengalaman website secara personalisasi yang mengatasi keterbatasan model personalisasi tradisional dengan manusia, menawarkan cara yang lebih efisien, murah, dan skalabel bagi perusahaan besar, serta menjelaskan penerimaan pasar dan strategi pengembangan startup ini.
04 Feb 2026, 20.00 WIB
259 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Fibr AI menggunakan agen AI untuk mengoptimalkan pengalaman pengguna secara real-time.
- Investasi dari Accel menyoroti kepercayaan terhadap model bisnis inovatif Fibr AI.
- Perusahaan ini berfokus pada kontrak jangka panjang dengan perusahaan besar untuk menciptakan infrastruktur situs web yang berkelanjutan.
San Francisco, Amerika Serikat - Selama ini, meskipun iklan online sudah sangat personal, website yang menjadi tujuan pengunjung tetap tampil generik dan statis. Biasanya, perusahaan besar mengandalkan software personalisasi, tim engineering, dan agensi pemasaran untuk mengisi kesenjangan ini, tapi cara ini lambat, biaya tinggi, dan sulit diskalakan. Fibr AI hadir dengan pendekatan baru menggunakan agen AI otonom untuk membuat halaman website secara langsung menyesuaikan diri dengan keinginan setiap pengunjung.
Fibr AI didirikan pada awal 2023 oleh Ankur Goyal dan Pritam Roy, dan menerima total pendanaan sebesar 7,5 juta dolar AS, dengan Accel sebagai investor utama. Mereka bekerja sama dengan venture capital lain dan juga mendapat dukungan dari investor malaikat dan penasihat yang berasal dari perusahaan besar. Walaupun sempat lambat dalam adopsi, kini lebih banyak perusahaan besar, terutama bank dan penyedia layanan kesehatan, mulai menggunakan teknologi mereka.
Teknologi Fibr AI bekerja dengan cara menghubungkan dirinya ke sistem iklan, analitik, dan data pelanggan yang sudah ada di perusahaan. Agen AI mereka lalu mengatur konten halaman website secara dinamis berdasarkan perilaku dan kebutuhan pengunjung, menjalankan ribuan eksperimen mikro secara paralel dan menyesuaikan tampilan seiring pengunjung datang dari berbagai saluran berbeda. Dengan begitu, pengujian dan optimasi website bisa dilakukan jauh lebih cepat dan dalam skala besar.
Model operasional yang menggantikan agensi dan tim engineering dengan teknologi otonom ini berpotensi menurunkan biaya signifikan bagi perusahaan. Ankur Goyal mengatakan bahwa perusahaan kini lebih fokus pada biaya per eksperimen dan dampaknya terhadap konversi, bukan lagi jumlah alat atau orang yang digunakan. Hal ini menarik bagi investor seperti Accel yang melihat betapa relevannya solusi ini untuk perusahaan besar yang sering dihambat oleh proses lama dan mahal.
Fibr AI tidak hanya fokus pada personalisasi untuk manusia, tapi juga bersiap menghadapi masa depan di mana AI akan menjadi perantara utama dalam pencarian dan pembelian produk secara online. Dengan ekspansi yang direncanakan ke pasar AS dan penguatan tim teknis di India, Fibr AI menargetkan pendapatan tahunan sekitar 5 juta dolar AS dan 50 pelanggan perusahaan pada akhir tahun ini, menantang dominasi perusahaan besar seperti Adobe dan Optimizely.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/04/accel-doubles-down-on-fibr-ai-as-agents-turn-static-websites-into-one-to-one-experiences/
[1] https://techcrunch.com/2026/02/04/accel-doubles-down-on-fibr-ai-as-agents-turn-static-websites-into-one-to-one-experiences/
Analisis Ahli
Prayank Swaroop
"Perusahaan kita bisa menciptakan pengalaman personalisasi dari satu-ke-satu yang selama ini sulit diakses oleh perusahaan karena keterbatasan teknis dan birokrasi. Penerimaan dari perusahaan-perusahaan konservatif membuktikan bahwa solusi ini penting dan relevan."
Analisis Kami
"Fibr AI menghadirkan lompatan besar dalam cara perusahaan mengelola personalisasi website dengan memanfaatkan AI secara otonom, yang pada akhirnya memangkas biaya serta meningkatkan efisiensi dan skala. Ini menantang model lama yang lambat dan tidak fleksibel, dan jika berhasil diadopsi secara luas, dapat merevolusi standar industri dalam pengoptimalan pengalaman digital pelanggan."
Prediksi Kami
Dalam waktu dekat, teknologi personalisasi website berbasis agen AI otonom akan menjadi standar industri, menggantikan model yang bergantung pada agensi dan tim teknik, serta mendorong peningkatan besar dalam skala personalisasi dan optimasi pengalaman pengguna, terutama di perusahaan besar dan sektor yang terregulasi.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dilakukan Fibr AI?A
Fibr AI menggunakan agen AI untuk mengubah halaman web generik menjadi pengalaman yang dipersonalisasi untuk setiap pengunjung.Q
Mengapa Accel berinvestasi lagi di Fibr AI?A
Accel berinvestasi lagi karena melihat potensi Fibr AI dalam mengatasi kekurangan personalisasi pada situs web yang telah ada.Q
Bagaimana Fibr AI mengubah pengalaman pengguna di situs web?A
Fibr AI memungkinkan pengoptimalan halaman secara real-time dengan menjalankan eksperimen mikro dalam jumlah besar daripada hanya beberapa eksperimen besar.Q
Siapa pendiri Fibr AI dan apa perannya?A
Fibr AI didirikan oleh Ankur Goyal dan Pritam Roy, di mana Goyal menjabat sebagai CEO.Q
Apa yang menjadi fokus Fibr AI dengan pendanaan baru ini?A
Dengan pendanaan baru ini, Fibr AI berencana untuk memperluas tim penjualan dan fokus pada pengembangan teknis di AS dan India.



