
Courtesy of LiveScience
Sunspot Raksasa Serang Bumi, Bisa Picu Aurora Indah dan Gangguan Teknologi
Memberikan informasi tentang aktivitas sunspot 4366 yang sangat aktif dan kemungkinan dampaknya terhadap bumi, termasuk potensi aurora yang lebih luas serta gangguan teknologi akibat badai geomagnetik.
03 Feb 2026, 03.03 WIB
160 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Sunspot 4366 sedang aktif dan berpotensi menyebabkan gangguan geomagnetik.
- Flare matahari X8.1 adalah salah satu yang terkuat dalam beberapa tahun terakhir.
- Aktivitas matahari yang tinggi dapat menghasilkan aurora yang terlihat lebih jauh dari biasanya.
Bumi, Tata Surya - Sebuah sunspot besar bernama region 4366 muncul tiba-tiba di permukaan matahari dan dengan cepat membesar menjadi setengah ukuran dari sunspot bersejarah Carrington. Sunspot ini aktif dengan melepaskan lebih dari dua puluh flare matahari dalam waktu 24 jam, termasuk beberapa flare yang masuk kategori terkuat, X-class.
Pada 2 Februari, sunspot ini melepaskan flare X8.1, yang menjadi yang paling kuat sejak Oktober tahun lalu. Ledakan ini memicu gangguan radio di wilayah Samudra Pasifik Selatan dan melepas coronal mass ejection (CME) yang mengarah ke bumi.
Para ilmuwan memantau CME itu dan memprediksi bahwa peristiwa itu akan melewati bumi pada 5 Februari dengan kemungkinan hanya memberikan hantaman ringan. Namun, jika CME menyentuh bumi, partikel bermuatan yang melewati kutub magnetik bumi dapat menyebabkan borealis yang indah pada latar lintang yang lebih rendah.
Kondisi ini terjadi saat matahari berada di puncak siklus 11 tahunan aktivitasnya, ditandai peningkatan letusan flare dan pesta letusan plasma yang lebih intens. Aktivitas tinggi ini kemungkinan akan berlanjut hingga tahun 2026 dengan intensitas fluktuatif.
Selain keindahan aurora yang mungkin muncul, dampak negatif dari aktivitas ini bisa berupa gangguan komunikasi radio, sistem GPS, dan potensi kerusakan pada satelit. Oleh karena itu, penting bagi para ahli dan masyarakat untuk siap menghadapi kemungkinan gangguan tersebut.
Referensi:
[1] https://www.livescience.com/space/the-sun/sunspot-launches-27-solar-flares-in-24-hours-including-strongest-outburst-in-years
[1] https://www.livescience.com/space/the-sun/sunspot-launches-27-solar-flares-in-24-hours-including-strongest-outburst-in-years
Analisis Ahli
Dr. Tamitha Skov (Ahli cuaca antariksa NASA)
"Aktivitas dari sunspot 4366 adalah indikasi bahwa kita memasuki periode ruang angkasa yang sangat dinamis dan penuh risiko, dan persiapan mitigasi harus menjadi prioritas utama dalam beberapa tahun ke depan."
Analisis Kami
"Sunspot 4366 menunjukkan bahwa siklus matahari ini memang lebih aktif dan berpotensi menimbulkan gangguan besar bagi teknologi manusia di orbit dan di permukaan. Masyarakat dan pengelola satelit harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiagaan mengingat intensitas flare yang melampaui rekor tahun lalu."
Prediksi Kami
Jika CME mengenai Bumi secara langsung, kemungkinan akan terjadi gangguan besar pada sistem komunikasi dan navigasi sekaligus menimbulkan aurora yang spektakuler di wilayah yang biasanya tidak bisa melihatnya.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang terjadi pada sunspot 4366?A
Sunspot 4366 baru muncul dan mengalami pertumbuhan cepat, meluncurkan lebih dari 20 flare matahari dalam waktu 24 jam.Q
Mengapa flare matahari yang baru terjadi dianggap sangat kuat?A
Flare matahari yang baru ini adalah X8.1, yang merupakan yang terkuat sejak Oktober 2024 dan telah menyebabkan gangguan radio.Q
Apa dampak dari CME yang diprediksi akan terjadi?A
Jika CME mengenai Bumi, partikel matahari yang bermuatan dapat menyebabkan aurora yang lebih cerah di belahan bumi selatan.Q
Apa yang dimaksud dengan solar maximum?A
Solar maximum adalah periode ketika aktivitas matahari mencapai puncaknya, terjadi setiap 11 tahun ketika kutub magnet matahari berbalik.Q
Apa risiko yang terkait dengan aktivitas flare matahari?A
Aktivitas flare matahari dapat menyebabkan gangguan radio, masalah GPS, dan kerusakan pada satelit serta pesawat luar angkasa.




