Apple Akuisisi Startup AI Israel Senilai 2 Miliar Dolar untuk Perkuat Audio
Teknologi
Kecerdasan Buatan
30 Jan 2026
244 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Apple mengakuisisi Q.AI untuk memperkuat kemampuan AI di sektor audio.
Akuisisi ini adalah yang kedua terbesar bagi Apple setelah Beats Electronics.
Pendiri Q.AI, Aviad Maizels, memiliki riwayat menjual perusahaan teknologi kepada Apple sebelumnya.
Apple baru saja membeli startup AI bernama Q.AI dari Israel dengan nilai transaksi hampir 2 miliar dolar AS. Q.AI mengkhususkan diri dalam teknologi yang memungkinkan perangkat untuk memahami suara berbisik dan meningkatkan kualitas audio di lingkungan yang bising. Ini akan memperkuat kemampuan Apple dalam bidang audio dan pengenalan suara.
Akuisisi ini terjadi saat Apple tengah berfokus mengembangkan fitur AI di produk mereka, terutama AirPods yang sudah memiliki fitur terjemahan langsung. Teknologi Q.AI juga bisa membantu dalam pengembangan Vision Pro, headset realitas campuran terbaru Apple, dengan kemampuan mendeteksi gerakan otot wajah yang halus.
CEO Q.AI, Aviad Maizels, beserta pendiri lainnya akan bergabung dengan Apple. Maizels bukan orang baru untuk Apple karena sebelumnya berhasil menjual startup 3D-sensing PrimeSense kepada mereka, yang menjadi dasar teknologi Face ID pada iPhone.
Nilai akuisisi Q.AI merupakan yang terbesar kedua dalam sejarah Apple setelah pembelian Beats Electronics senilai 3 miliar dolar AS pada 2014. Langkah ini menunjukkan seriusnya Apple dalam memperkuat teknologi hardware di era AI yang berkembang pesat.
Berita ini muncul menjelang pengumuman laporan keuangan kuartalan Apple, di mana diperkirakan akan terjadi pertumbuhan penjualan iPhone terbesar dalam empat tahun terakhir dengan pendapatan sekitar 138 miliar dolar AS.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Akuisisi ini sangat penting karena menekankan perpaduan antara AI dan perangkat keras untuk menciptakan pengalaman pengguna yang seamless dan intuitif.Fei-Fei Li
Memanfaatkan teknologi pemrosesan audio yang cerdas adalah langkah yang tepat bagi Apple untuk memperkuat ekosistem AI mereka dalam bidang interaksi manusia dan mesin.
