
Courtesy of LiveScience
AI Temukan Ribuan Objek Aneh di Arsip Gambar Kosmos Hubble
Mengungkap bagaimana kecerdasan buatan dapat mempercepat dan meningkatkan penemuan objek-objek kosmik aneh dalam data arsip observasi astronomi, sehingga memperluas pemahaman kita tentang alam semesta.
29 Jan 2026, 18.00 WIB
131 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- AI dapat meningkatkan hasil penelitian dari dataset arsip besar.
- Teleskop Hubble terus memberikan penemuan signifikan setelah lebih dari 30 tahun pengamatan.
- Penemuan objek yang tidak terklasifikasi menyoroti kompleksitas dan misteri alam semesta.
tidak disebutkan, tidak disebutkan - Para ilmuwan dari European Space Agency (ESA) menggunakan alat kecerdasan buatan bernama AnomalyMatch untuk menyisir arsip gambar dari Teleskop Luar Angkasa Hubble yang telah mengumpulkan data selama lebih dari 35 tahun. Dengan hanya dua hari pencarian, mereka berhasil menemukan sekitar 1.300 objek kosmik aneh, termasuk 800 yang sebelumnya belum pernah ditemukan oleh para astronom.
Objek-objek tersebut terdiri dari galaksi yang sedang bergabung, benda langit dengan jelajah gas yang memanjang, galaksi yang bentuknya menyerupai ubur-ubur, dan disk yang membentuk planet di galaksi kita yang menyerupai bentuk hamburger. Menariknya, beberapa dari objek-objek ini tidak bisa dimasukkan ke dalam kategori astronomi yang sudah ada saat ini, artinya mereka belum dapat dijelaskan atau diklasifikasikan oleh ilmu pengetahuan.
Alat AI ini dilatih untuk mendeteksi pola dan fitur yang tidak biasa dalam gambar-gambar kecil dari arsip Hubble, yang sangat luas hingga mencakup sekitar 100 juta potongan gambar. Metode ini jelas mengatasi batasan analisis manual dan juga membantu mempercepat penelitian dibandingkan dengan cara tradisional yang mengandalkan pengamatan ahli astronom banyak waktu.
Selain menemukan berbagai keanehan, alat ini juga mendeteksi fenomena gravitasi lensa pada galaksi-galaksi, di mana cahaya dari galaksi latar belakang ditekuk oleh gravitasi galaksi depan menjadi pola melingkar atau busur. Penemuan ini memverifikasi kemampuan AI dalam mengenali fenomena fisika yang rumit pada gambar kosmik.
Para peneliti menegaskan bahwa teknologi AI seperti ini akan sangat berguna untuk menganalisis data dari teleskop terbaru seperti Euclid, Nancy Grace Roman, serta Vera C. Rubin Observatory yang akan menghasilkan data dalam jumlah sangat besar. Ini membuka harapan bahwa masa depan astronomi akan sangat bergantung pada AI untuk menyingkap keajaiban alam semesta secara lebih cepat dan efektif.
Referensi:
[1] https://www.livescience.com/space/astronomy/ai-tool-reveals-hundreds-of-anomalies-in-hubble-telescope-archives-and-some-defy-classification
[1] https://www.livescience.com/space/astronomy/ai-tool-reveals-hundreds-of-anomalies-in-hubble-telescope-archives-and-some-defy-classification
Analisis Ahli
David O'Ryan
"AI dapat mempercepat proses penemuan objek langka dan membuka peluang penemuan fenomena kosmik yang belum pernah teridentifikasi sebelumnya."
Pablo Gómez
"Penggabungan AI dengan data arsip teleskop besar menunjukkan potensi tinggi untuk meningkatkan hasil ilmiah dan mendukung penelitian masa depan di bidang astronomi."
Analisis Kami
"Penggunaan AI seperti AnomalyMatch adalah langkah revolusioner yang sangat diperlukan dalam astronomi modern mengingat volume data yang masif. Dengan kemampuan menemukan keanehan yang bahkan terlewatkan oleh manusia, AI akan membawa eksplorasi kosmik ke era baru yang lebih efisien dan mendalam."
Prediksi Kami
Ke depan, penggunaan AI dalam astronomi akan menjadi standar untuk memproses dan menemukan objek-objek baru dari data observasi yang sangat besar, mempercepat penemuan ilmiah dan mungkin membuka pemahaman baru terhadap fenomena kosmik yang belum teridentifikasi.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang ditemukan oleh alat AI dalam arsip Teleskop Hubble?A
Alat AI menemukan lebih dari 1.000 objek kosmik aneh, termasuk galaksi yang sedang bergabung dan objek yang belum terklasifikasi.Q
Siapa yang mengembangkan alat AI yang digunakan dalam penelitian ini?A
Alat AI ini dikembangkan oleh David O'Ryan dan Pablo Gómez dari ESA.Q
Berapa banyak objek aneh yang ditemukan dalam pencarian ini?A
Jumlah objek aneh yang ditemukan adalah 1.300, di mana 800 di antaranya belum pernah terlihat sebelumnya.Q
Apa saja fenomena yang terungkap dalam penemuan ini?A
Fenomena yang terungkap termasuk galaksi dengan kluster pembentukan bintang besar, galaksi 'jellyfish', dan disk pembentuk planet.Q
Mengapa alat AI dianggap penting untuk penelitian astronomi?A
Alat AI dianggap penting karena dapat mempercepat proses penemuan dalam volume data yang sangat besar.




