Exoskeleton Ringan Berbentuk Fanny Pack Bikin Jalan Jauh Jadi Lebih Mudah di CES
Courtesy of TheVerge

Exoskeleton Ringan Berbentuk Fanny Pack Bikin Jalan Jauh Jadi Lebih Mudah di CES

Memberikan gambaran bagaimana exoskeleton ringan seperti Wirobotics Wim S dapat membantu memperpanjang daya tahan berjalan tanpa membuat pengguna lebih cepat lelah, serta membandingkan kelebihan dan kekurangannya dengan exoskeleton sebelumnya untuk menunjang kegiatan sehari-hari.

28 Jan 2026, 21.57 WIB
28 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Exoskeleton modern semakin berfokus pada rekreasi dan rehabilitasi.
  • Desain dan berat exoskeleton sangat mempengaruhi kenyamanan pengguna.
  • Baterai dan daya tahan adalah faktor penting dalam penggunaan exoskeleton.
Las Vegas, Amerika Serikat - Exoskeleton, awalnya banyak dipakai dalam bidang militer, konstruksi, dan medis, kini hadir versi yang lebih ringan dan praktis untuk keperluan rekreasi dan rehabilitasi. Penulis menggunakan alat ini pada CES, acara teknologi terbesar di Las Vegas, selama dua tahun berturut-turut untuk membantu berjalan panjang tanpa merasa terlalu lelah.
Tahun ini, alat yang dipakai adalah Wirobotics Wim S, sebuah exoskeleton berbentuk fanny pack di depan yang sangat ringan, hanya 3,6 pon. Desain ini membuatnya mudah dipakai, dilepas, dan disimpan di dalam tas ransel. Ini bertolak belakang dengan alat sebelumnya seperti Hypershell Pro X yang berat dan sulit dipakai saat duduk atau memakai tas punggung.
Wirobotics Wim S tidak membuat penggunanya berjalan lebih cepat atau mengurangi berat beban di kaki, namun motor di alat ini membantu mengangkat kaki dan meredam benturan saat melangkah, sehingga penulis merasa lebih kuat dan tidak mudah lelah. Menurut perusahaan, alat ini dapat mengurangi penggunaan tenaga hingga 20 persen.
Meski ringan dan praktis, alat ini punya kekurangan pada kapasitas baterainya yang kecil, hanya di bawah 50Wh, yang membuatnya mati mendadak tanpa peringatan saat dipakai berjalan tiga mil. Selain itu, desainnya yang menempel di bagian depan membuat motor tidak mengganggu saat duduk dan lebih mudah beradaptasi dengan gerakan alami kaki.
Di masa depan, teknologi ini berpotensi membantu orang yang memerlukan bantuan berjalan, seperti lansia atau orang yang dalam masa rehabilitasi. Namun, tantangan utama ada pada peningkatan daya tahan baterai dan pengembangan desain yang lebih nyaman agar bisa digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari.
Referensi:
[1] https://theverge.com/tech/869109/fanny-pack-exoskeleton-wirobotics-wim-s-ces-2026

Analisis Ahli

Dr. Hiroshi Kobayashi (Ahli Robotik Jepang)
"Desain fanny pack Wirobotics Wim S merupakan inovasi yang menarik dalam ergonomi exoskeleton, namun kapasitas baterai yang kecil perlu ditingkatkan untuk penggunaan jangka panjang di lapangan."
Prof. Linda Martinez (Spesialis Rehabilitasi Fisik AS)
"Exoskeleton yang fokus pada pengurangan kelelahan daripada peningkatan kekuatan membuka peluang baru untuk terapi berjalan dan perbaikan mobilitas pasien secara nyaman."

Analisis Kami

"Perkembangan exoskeleton ringan seperti Wim S menunjukkan kemajuan signifikan dalam teknologi asistif yang mengutamakan kenyamanan dan mobilitas pengguna. Namun, tantangan utama tetap pada durasi baterai dan desain yang benar-benar kompatibel dengan kebutuhan pakaian sehari-hari, yang harus segera diatasi agar teknologi ini benar-benar bisa diterima luas."

Prediksi Kami

Di masa depan, exoskeleton yang lebih ringan dan praktis akan semakin populer untuk membantu orang beraktivitas sehari-hari, terutama lansia dan pengguna rehabilitasi, dengan teknologi baterai yang lebih tahan lama dan desain yang semakin nyaman dipakai.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa itu Wirobotics Wim S?
A
Wirobotics Wim S adalah exoskeleton yang membantu mengurangi kelelahan saat berjalan.
Q
Bagaimana cara kerja exoskeleton ini?
A
Exoskeleton ini bekerja dengan bantuan motor yang mengangkat kaki dan mengurangi dampak saat berjalan.
Q
Apa kelebihan dari desain fanny pack pada Wirobotics Wim S?
A
Desain fanny pack pada Wirobotics Wim S membuatnya lebih ringan, mudah dipakai, dan tidak menghalangi akses ke kantong.
Q
Apa masalah yang dihadapi saat menggunakan Hypershell?
A
Masalah yang dihadapi saat menggunakan Hypershell adalah kesulitan saat duduk dan ukuran yang besar.
Q
Mengapa CES menjadi tempat yang baik untuk menguji exoskeleton?
A
CES menjadi tempat yang baik untuk menguji exoskeleton karena banyaknya robot dan teknologi baru yang diperkenalkan di sana.