Ketegangan Politik dan Perbankan Menghambat Regulasi Pasar Crypto Amerika
Finansial
Mata Uang Kripto
28 Jan 2026
103 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Legislasi crypto menghadapi tantangan besar menjelang pemilu yang akan datang.
Kematian Alex Pretti mengubah dinamika politik di Kongres dan memengaruhi kebijakan terkait ICE.
Stablecoin dan imbalan yang ditawarkan dapat menjadi titik perdebatan utama dalam pembuatan undang-undang baru.
Menjelang pemilu tengah periode di Amerika Serikat, RUU Clarity yang berupaya mengatur pasar crypto menghadapi banyak hambatan politik dan kepentingan yang saling bertabrakan. Industri crypto seperti Coinbase ingin mempertahankan kebijakan yang mengizinkan pemberian rewards kepada pengguna stablecoin, sedangkan industri perbankan menentang hal tersebut karena takut kehilangan nasabah dan dana mereka.
Selain tekanan dari industri perbankan, politik yang semakin terbagi parah akibat insiden kekerasan oleh ICE di Minneapolis membuat proses legislasi menjadi lebih sulit. Partai Demokrat yang kemungkinan besar akan memperkuat posisi mereka usai pemilu tengah periode cenderung lebih keras terhadap crypto, khususnya dengan pimpinan komite yang dianggap anti-crypto seperti Elizabeth Warren dan Maxine Waters.
Senat masih mencoba mencari jalan tengah, dengan fokus pada Komite Pertanian yang akan melakukan pembahasan lebih lanjut terkait RUU ini. Sen. Cory Booker dipercaya untuk memimpin negosiasi agar dapat mencapai kesepakatan bipartisan, walaupun ada kekhawatiran bahwa kesepakatan sulit didapat mengingat perbedaan pandangan di antara anggota komite.
Industri crypto sangat bergantung pada keputusan yang diambil dalam waktu dekat karena semakin dekatnya masa pemilu yang membuat anggota kongres lebih fokus pada kampanye daripada legislasi. Jika RUU ini tidak dapat disahkan sebelum pemilu, kemungkinan regulasi yang lebih ketat dan pengawasan yang agresif akan diberlakukan di bawah pemerintahan yang lebih dikuasai Demokrat.
Pada akhirnya, masa depan pasar crypto di Amerika Serikat akan sangat dipengaruhi oleh bagaimana politisi dan pelobi bernegosiasi soal isu stablecoin, insentif konsumen, serta dinamika politik pasca-kerusuhan sosial dan pemilu. Menemukan kompromi yang bisa diterima oleh semua pihak menjadi kunci agar industri crypto dapat berkembang secara sehat di tengah benturan kepentingan politik dan ekonomi.
Analisis Ahli
Cody Carbone
Partisanisme yang meningkat akibat insiden terkini akan membuat perdebatan tentang Clarity dan kebijakan crypto semakin sulit dan membuat crypto bisa hilang dari perhatian legislatif.Sen. Patty Murray
Federal agents tidak boleh melakukan pembunuhan tanpa konsekuensi, dan hal ini mempengaruhi negosiasi anggaran yang juga berdampak pada kebijakan lain, seperti RUU crypto.