Variasi Pendapatan Pengemudi Ojek dan Taksi Online di Bali, Makassar, dan Jakarta
Finansial
Perencanaan Keuangan
28 Jan 2026
82 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Penghasilan pengemudi ojek online bervariasi berdasarkan lokasi dan kategori kerja.
Fleksibilitas waktu adalah salah satu keuntungan bekerja sebagai pengemudi ojek online.
Kota Bali menawarkan potensi pendapatan yang lebih tinggi untuk pengemudi dibandingkan dengan kota lain seperti Makassar.
Penghasilan pengemudi ojek online dan taksi online di Indonesia sangat bervariasi tergantung pada banyak faktor seperti lama kerja, wilayah operasional, dan kategori pengemudi. Data dari Grab Indonesia menunjukkan adanya perbedaan pendapatan antara pengemudi di Bali, Makassar, dan Jakarta.
Driver ojol kategori Jawara di Bali mendapatkan pendapatan sekitar Rp 6,85 juta per bulan dengan 153 jam kerja dan 486 orderan dalam 25 hari. Sementara itu, driver dengan kategori yang sama di Makassar mendapat sekitar Rp 6,48 juta per bulan meskipun dengan jam kerja lebih panjang dan orderan lebih banyak.
Pendapatan driver taksi online dalam kategori Jawara lebih tinggi, yaitu sampai Rp 18 juta per bulan di Bali dengan total 295 orderan selama 158 jam kerja. Di Makassar, pengemudi kategori Jawara mendapat sekitar Rp 11,97 juta dengan jam kerja dan orderan yang lebih banyak.
Seorang driver ojol di Jakarta bernama Khoerudin bercerita bahwa ia bekerja dari pukul 06:00 sampai 22:00 dengan libur hanya 1-2 kali per bulan dan menghasilkan sekitar Rp 8-9 juta per bulan. Fleksibilitas waktu kerja menjadi salah satu alasan dia memilih profesi ini.
Setiap kategori pengemudi, seperti Jawara, Ksatria, Pejuang, dan Anggota, menunjukkan pendapatan yang berbeda karena jam kerja dan jumlah orderan yang berbeda juga. Hal ini menegaskan bahwa penghasilan pengemudi online tidak hanya tergantung jumlah kerja, tetapi juga lokasi dan kategori yang dipilih.
Analisis Ahli
Ahmad Santoso (Ekonom Transportasi)
Pendapatan yang berbeda di berbagai wilayah dan kategori menunjukkan kebutuhan untuk regulasi dan dukungan yang lebih baik agar pengemudi memiliki penghasilan yang adil dan stabil.
