
Courtesy of Forbes
Masa Depan AI: Dari Chatbot ke Sistem Pintar yang Memahami Dunia Nyata
Menyampaikan pandangan Yann LeCun tentang masa depan AI yang menekankan perlunya revolusi AI fisik yang memahami dunia nyata secara komprehensif dan mendukung pengembangan model dunia yang mampu merencanakan tindakan berbasis prediksi untuk mencapai tujuan secara aman dan efektif. Artikel ini ingin membuka wawasan pembaca terkait keadaan riset AI saat ini, kesalahpahaman tentang AGI, dan perlunya kolaborasi terbuka agar AI dapat berkembang dengan baik dan berdampak positif.
27 Jan 2026, 23.07 WIB
217 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Kecerdasan Umum Buatan masih jauh dari kenyataan dan memerlukan terobosan konseptual.
- Model dunia penting untuk menciptakan sistem AI yang mampu merencanakan dan memprediksi konsekuensi tindakan.
- Keberagaman dalam pengembangan AI dan pendekatan terbuka sangat penting untuk masa depan teknologi yang adil.
Davos, Swiss - Artikel ini membahas wawancara dengan Yann LeCun yang diadakan setelah pertemuan di Davos. LeCun berbicara tentang perkembangan AI saat ini dan mengkritik istilah AGI karena menurutnya kecerdasan manusia tidak sepenuhnya umum atau general. Ia lebih suka menyebutnya kecerdasan setingkat manusia yang masih jauh dari jangkauan AI saat ini dan butuh terobosan baru.
LeCun menyoroti kelemahan LLM seperti ChatGPT yang meski pandai dalam pekerjaan intelektual, masih belum dapat memahami dunia nyata secara menyeluruh. Ia mencontohkan kendaraan otonom yang, meski dilatih dengan data besar, belum mampu mencapai kemandirian penuh dalam mengemudi karena minimnya model dunia yang memadai.
Menurut LeCun, revolusi AI berikutnya adalah AI fisik yang bisa memahami data sensor dunia nyata seperti video dan suara, menciptakan model dunia yang dapat memprediksi dan merencanakan tindakan secara efektif. Sistem seperti ini lebih cerdas dan dapat bekerja dengan aman dalam lingkungan kompleks.
LeCun juga memperingatkan bahwa membangun agen AI dari LLM tanpa kemampuan prediksi dunia nyata adalah bencana karena agen tersebut tidak bisa benar-benar memprediksi akibat tindakan mereka. Ia mengungkapkan perusahaannya yang bernama Advanced Machine Intelligence yang sedang mengembangkan teknologi ini dengan pendekatan self-supervised learning.
Terakhir, LeCun menekankan pentingnya open source dan kolaborasi terbuka dalam riset AI agar kekuatan pengembangan tidak terkonsentrasi pada sedikit perusahaan besar, demi menjaga keberagaman, demokrasi, dan tujuan AI yang aman dan bermanfaat. Pendekatan bottom-up menjadi kunci untuk perubahan positif di abad 21.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/johnwerner/2026/01/27/yann-lecun-on-artificial-general-intelligence-and-the-digital-commons/
[1] https://www.forbes.com/sites/johnwerner/2026/01/27/yann-lecun-on-artificial-general-intelligence-and-the-digital-commons/
Analisis Ahli
Yann LeCun
"AI harus mampu membangun model dunia yang realistis agar dapat merencanakan dan berperilaku cerdas, dan perkembangan LLM belum cukup menuju kecerdasan setingkat manusia."
Stuart Russell
"AI yang bisa memahami dan beradaptasi dalam dunia nyata adalah hal penting agar teknologi ini dapat aman dan berguna."
Andrew Ng
"Pendekatan bottom-up dan pembelajaran mandiri dari data dunia nyata adalah kunci untuk kemajuan AI yang sejatinya."
Analisis Kami
"Pendekatan Yann LeCun yang menekankan pentingnya model dunia nyata memang sangat mendasar dan realistis untuk membawa AI ke tingkat kecerdasan yang lebih manusiawi. Namun, tantangan teknis dan etis yang dihadapi sangat besar, sehingga dibutuhkan kolaborasi luas dan keterbukaan agar revolusi AI ini tidak justru memperparah masalah sosial dan keamanan."
Prediksi Kami
Dalam waktu dekat, revolusi AI akan melahirkan sistem yang bukan hanya pintar berdasarkan data teks, tetapi juga mampu memahami dan berinteraksi dengan dunia nyata melalui model dunia yang kompleks, memungkinkan AI merencanakan dan melaksanakan tindakan dengan aman dan efektif.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa pandangan Yann LeCun tentang Kecerdasan Umum Buatan (AGI)?A
Yann LeCun berpendapat bahwa istilah AGI adalah salah kaprah dan lebih memilih istilah 'kecerdasan setara manusia', yang belum tercapai saat ini.Q
Apa yang dimaksud dengan 'model dunia' dalam konteks AI?A
Model dunia dalam konteks AI adalah sistem yang mampu memprediksi konsekuensi dari tindakan dan merencanakan urutan tindakan untuk mencapai tujuan.Q
Mengapa Yann LeCun menganggap AI berbasis LLM tidak dapat mencapai kecerdasan setara manusia?A
LeCun menganggap bahwa AI berbasis LLM tidak dapat mencapai kecerdasan setara manusia karena tidak memiliki kemampuan untuk memprediksi konsekuensi tindakan.Q
Apa tujuan dari Advanced Machine Intelligence yang didirikan oleh Yann LeCun?A
Tujuan dari Advanced Machine Intelligence adalah mengembangkan sistem yang dapat bekerja dengan model dunia dan memahami lingkungan dengan lebih baik.Q
Bagaimana pentingnya keberagaman dalam pengembangan AI menurut Yann LeCun?A
Yann LeCun menekankan pentingnya keberagaman dalam pengembangan AI untuk memastikan kesehatan demokrasi dan keberagaman budaya.




