Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Dampak AI di Inggris: PHK Meningkat, Lowongan Kerja Menurun Drastis

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (2mo ago) artificial-intelligence (2mo ago)
27 Jan 2026
162 dibaca
2 menit
Dampak AI di Inggris: PHK Meningkat, Lowongan Kerja Menurun Drastis

Rangkuman 15 Detik

Adopsi AI di Inggris menyebabkan peningkatan produktivitas tetapi juga PHK besar-besaran.
Lowongan pekerjaan di sektor yang rentan terhadap AI mengalami penurunan signifikan.
Perusahaan kecil semakin beralih ke AI dan outsourcing untuk mengatasi biaya tenaga kerja yang meningkat.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) mulai memberikan dampak signifikan pada pasar tenaga kerja di Inggris. Meskipun AI meningkatkan produktivitas perusahaan secara rata-rata sebesar 11,5%, banyak pekerja yang terdampak dengan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) dan penurunan lowongan pekerjaan, terutama di posisi yang bisa digantikan oleh AI seperti pengembang software dan konsultan. Menurut laporan Morgan Stanley, Inggris menjadi negara dengan tingkat PHK terbesar, yaitu 8%, dibandingkan dengan negara lain seperti Jerman, Amerika Serikat, Jepang, dan Australia. Penurunan lowongan kerja di sektor yang rentan terkena dampak AI bahkan mencapai 37%, sementara sektor lain juga mengalami penurunan hingga 26%. Data Kantor Statistik Nasional mendukung temuan ini. Selain itu, kenaikan biaya tenaga kerja membuat banyak bisnis kecil memilih menggunakan AI dan outsourcing sebagai solusi. Hal ini mengakibatkan makin sedikit orang lokal yang mendapat kesempatan kerja di posisi tradisional yang dulu biasa mereka isi. Kritik ini disampaikan oleh Justin Moy dari EHF Mortgages. Meskipun begitu, secara ekonomi, AI juga dipandang dapat memberikan dampak positif jangka panjang. Diperkirakan AI dapat meningkatkan produktivitas Inggris hingga 0,8% dalam jangka waktu 10 tahun ke depan. Namun, di saat yang sama, lowongan kerja di seluruh sektor ekonomi diketahui turun hampir sepertiga sejak tahun 2022, yang setara dengan hilangnya setengah juta posisi kerja. Dampak besar dari AI terjadi pada sektor pekerjaan profesional, ilmiah, teknis, layanan administrasi, dan IT. Perubahan ini menunjukkan perlunya adaptasi tenaga kerja dan kebijakan pemerintah untuk mengatasi pergeseran pasar kerja akibat penetrasi AI yang terus meningkat.

Analisis Ahli

Justin Moy
Meningkatnya biaya pekerja mendorong bisnis kecil mengadopsi AI dan outsourcing, sehingga peluang kerja lokal berkurang.