Masalah Ritme Permainan Highguard: Konsep Menjanjikan Tapi Pacing Bikin Frustrasi
Teknologi
Permainan Console, PC, Mobile dan VR
27 Jan 2026
101 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Highguard memiliki potensi besar tetapi menghadapi masalah pacing yang harus segera diperbaiki.
Mode permainan 3v3 saat ini terbukti tidak memuaskan dan terlalu menguntungkan bagi penyerang.
Menambahkan lebih banyak variasi dalam mode permainan dan meningkatkan jumlah pemain dapat meningkatkan pengalaman bermain.
Highguard adalah sebuah game tembak-tembakan tim dengan konsep unik yang mendapatkan perhatian besar saat peluncurannya. Visual game ini menarik dan gaya permainannya cukup keren, tetapi pengalamannya sering terganggu oleh masalah pacing yang membuat game terasa membosankan dalam beberapa fase.
Mode utama yang dimainkan adalah 3v3, dimana tim harus mengambil pedang khusus untuk menghancurkan perisai base lawan dan meletakkan bom. Namun, fase awal bermain terlalu lama dan tidak terlalu menantang karena looting yang mudah dan jarak peta yang luas, membuat sebagian besar waktu pertandingan terasa kosong.
Fokus utama pertandingan adalah perebutan pedang yang menentukan siapa yang dapat menyerang base lawan. Setelah itu, permainan berlanjut dengan pertarungan bertahan yang biasanya berat sebelah dan mudah membuat tim bertahan kalah karena harus menjaga tiga target antara tiga pemain dan respawn yang lama.
Akibat pacing ini, banyak pertandingan berakhir sangat cepat hanya dalam beberapa menit setelah perebutan pedang, sehingga momentum dan aksi seru terasa minim. Bahkan pertandingan yang seimbang sekalipun sering kali bergantung pada satu perebutan pedang, menjadikan pengalaman bermain kurang memuaskan.
Pengembang bisa memperbaiki Highguard dengan merancang mode permainan yang lebih sesuai dengan ukuran tim, menambah lebih banyak highlight, dan memodifikasi mekanisme sehingga pacingnya lebih seimbang dan menyenangkan, agar pemain tidak cepat merasa lelah atau frustasi.


