
Courtesy of Forbes
Samsung Hentikan Pembaruan Galaxy S21, Risiko Keamanan Pengguna Meningkat
Memberi peringatan kepada pengguna ponsel Android, khususnya Galaxy S21, agar segera mengganti perangkat mereka karena dukungan pembaruan keamanan telah berakhir, sehingga risiko serangan siber meningkat dan data pengguna dapat terancam.
27 Jan 2026, 19.35 WIB
232 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Dukungan pembaruan keamanan untuk Galaxy S21 telah berakhir, membuat perangkat lebih rentan.
- Pengguna disarankan untuk memperbarui ke smartphone baru untuk menjaga keamanan data.
- Sekitar 30% ponsel Android tidak lagi menerima pembaruan keamanan, meningkatkan risiko bagi pengguna.
Android menghadapi masalah besar karena lebih dari satu miliar ponsel tidak lagi mendapatkan pembaruan keamanan. Hal ini sangat berbahaya karena ancaman serangan siber terus meningkat dan pengguna menjadi rentan terhadap berbagai risiko.
Samsung baru-baru ini mengumumkan bahwa seri Galaxy S21, termasuk Galaxy S21 Ultra, tidak lagi mendapatkan pembaruan keamanan setelah lima tahun sejak dirilis. Ini berarti perangkat tersebut tidak akan mendapat perlindungan dari celah keamanan baru.
Update terakhir untuk Galaxy S21 memperbaiki 55 masalah keamanan, namun ini kemungkinan menjadi pembaruan terakhir dari Samsung. Tanpa pembaruan rutin, perangkat akan semakin mudah diserang oleh hacker.
Sekitar 30% ponsel Android saat ini dalam risiko karena tidak lagi menerima pembaruan keamanan. Pengguna dengan perangkat lama sangat disarankan untuk segera mengganti ponsel mereka demi melindungi data dan privasi.
Meskipun Samsung kadang memberikan update tambahan setelah masa dukungan berakhir, pengguna tidak boleh mengandalkannya. Penting untuk memilih perangkat yang menjamin pembaruan keamanan rutin agar terhindar dari bahaya di dunia digital.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/zakdoffman/2026/01/27/samsungs-upgrade-decision-millions-of-galaxy-phones-affected/
[1] https://www.forbes.com/sites/zakdoffman/2026/01/27/samsungs-upgrade-decision-millions-of-galaxy-phones-affected/
Analisis Ahli
Bruce Schneier
"Tanpa pembaruan berkala, perangkat lunak akan selalu rentan terhadap eksploitasi terbaru, jadi penghentian dukungan seperti ini sangat berisiko bagi konsumen yang masih menggunakan perangkat lama."
Linus Torvalds
"Perangkat keras modern harus didukung pembaruan keamanan yang seimbang dengan umur perangkat keras-nya, namun industri belum menemukan formula yang ideal untuk hal ini."
Analisis Kami
"Samsung telah mengambil langkah yang tepat dengan menghentikan pembaruan setelah lima tahun, tetapi pendekatan ini memperlihatkan kegagalan industri dalam menyediakan keamanan jangka panjang untuk perangkat mobile. Konsumen harus menjadi lebih sadar akan pentingnya pembaruan keamanan dan produsen harus berinovasi untuk memberikan dukungan yang lebih lama demi menjaga kepercayaan pengguna."
Prediksi Kami
Ratusan juta pengguna ponsel Android yang menggunakan perangkat tanpa pembaruan keamanan berisiko menjadi target serangan siber yang lebih besar, sehingga pangsa pasar ponsel yang lebih baru dan aman akan meningkat.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang terjadi dengan pembaruan keamanan untuk Galaxy S21?A
Dukungan pembaruan keamanan untuk Galaxy S21 telah berakhir setelah lima tahun, dan pembaruan terbaru mungkin adalah yang terakhir.Q
Mengapa penting untuk mendapatkan pembaruan keamanan secara teratur?A
Penting untuk mendapatkan pembaruan keamanan secara teratur untuk melindungi perangkat dari ancaman dan kerentanan keamanan.Q
Apa yang disarankan bagi pemilik Galaxy S21 setelah dukungan berakhir?A
Pemilik Galaxy S21 disarankan untuk meng-upgrade ke smartphone baru agar data dan perangkat mereka terlindungi.Q
Berapa persentase ponsel Android yang berisiko tanpa pembaruan keamanan?A
Sekitar 30% ponsel Android sekarang berisiko tanpa pembaruan keamanan.Q
Siapa yang merilis peringatan terbaru mengenai ancaman keamanan?A
Google merilis peringatan terbaru mengenai ancaman keamanan.




