Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Waspada! Modus Penipuan Online Baru Lewat Captcha Palsu dan Iklan Berbahaya

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
27 Jan 2026
82 dibaca
1 menit
Waspada! Modus Penipuan Online Baru Lewat Captcha Palsu dan Iklan Berbahaya

AI summary

Penipuan online menggunakan Captcha palsu meningkat dan sangat berbahaya.
Malware seperti Lumma stealer dapat mencuri berbagai jenis data penting.
Penting bagi pengguna untuk lebih kritis dan berhati-hati saat menjelajahi internet.
Pengguna internet sering menemui tombol 'Captcha' sebagai cara untuk memastikan bahwa mereka bukan robot ketika mengakses situs web tertentu. Namun, saat ini penipu memanfaatkan proses verifikasi ini untuk menjalankan aksi kejahatan yang merugikan korban.Penjahat siber menggunakan iklan yang tampak biasa namun berbahaya untuk mengarahkan pengguna ke halaman captcha palsu lengkap dengan pesan error Chrome yang dibuat seolah asli. Dari halaman itu, malware berbahaya seperti Lumma stealer diunduh secara diam-diam.Malware Lumma stealer mampu mencuri berbagai data penting milik korban, termasuk aset kripto, cookie browser, kredensial akun, dan data pengelola kata sandi. Bahkan, malware ini bisa mengambil kendali perangkat dan melakukan aksi jarak jauh.Menurut Kaspersky, dalam periode September hingga Oktober 2024, terdapat lebih dari 140.000 insiden iklan berbahaya dan 20.000 pengguna yang dialihkan ke halaman palsu ini. Negara-negara seperti Brasil, Spanyol, Italia, dan Rusia menjadi yang paling terdampak.Pakar keamanan menyarankan agar semua pengguna menjadi lebih kritis dan berhati-hati saat mengakses internet, terutama menghindari mengklik iklan atau mengikuti instruksi yang mencurigakan demi menghindari kerugian akibat serangan siber ini.

Experts Analysis

Vasily Kolesnikov
Modus ini melibatkan jaringan distribusi yang luas dan skenario serangan baru yang membuat perlindungan tradisional kurang efektif, sehingga kesadaran pengguna menjadi kunci utama pencegahan.
Editorial Note
Modus penipuan ini sangat mengkhawatirkan karena memanfaatkan kepercayaan pengguna terhadap proses verifikasi captcha yang umum digunakan. Pengguna internet harus mulai mengedukasi diri agar lebih kritis dan tidak mudah terjebak oleh tampilan atau instruksi palsu yang terlihat resmi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.